SPIL Siap Kembangkan Logistik Digital

oleh
Ferna dalam sebuah diskusi FGD yang diadakan Forum Jurnalis Ekbis di hotel Kampi, Jumat (20/12) siang.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kini teknologi telah memainkan peran yang semakin penting dalam setiap aspek industri, termasuk industri logistik yang mengatur pengiriman barang. Khususnya pengembangan teknologi informasi melalui berbagai aplikasi, yang tentunya bertujuan untuk menjaga industri selalu kompetitif menghadapi perubahan.

Hal inilah yang mendasari perusahaan pelayaran nasional terkemuka PT. Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), dalam menerapkan digitalisasi dalam kegiatan operasional perusahaan, baik secara internal maupun eksternal.

“Fokus utama dari penerapan teknologi digital ini untuk meningkatkan layanan pengangkutan kepada pelanggan, baik untuk angkutan pelayaran laut (shipping), maupun darat (trucking),” ungkap Ferna Arga Wijaya, Strategic Development & Implementation Manager PT. SPIL.

Mendasarkan pada kualitas dan integrasi solusi pelayanan kepada pelanggan, SPIL telah mengembangkan program aplikasi MySPIL sejak tahun 2016 lalu. Dimana saat itu merupakan aplikasi pertama dalam industri logistik di tanah air. Pelanggan tidak hanya bisa membuat booking, e-SI, e-BL dan melakukan pembayaran melalui virtual account saja. Namun juga bisa melihat posisi barang yang dikirim melalui aplikasi tersebut.

BACA JUGA: SPIL Buka Rute Baru ke Teluk Bintuni dan Kendari

Dan secara keseluruhan persentase pengguna aplikasi ini semakin meningkat. Saat ini persentase pengguna telah naik menjadi lebih dari 80% booking adalah via mySPIL.

“Jika dilihat dari tools yang dipakai, sebagian besar pelanggan tersebut menggunakan smartphone, baru kemudian laptop/komputer,” ujar Ferna, dalam sebuah diskusi FGD yang diadakan Forum Jurnalis Ekbis di hotel Kampi, Jumat (20/12) siang.

Beberapa keunggulan dari aplikasi ini adalah efisiensi waktu dan biaya, terutama bagi para pelanggan yang lokasinya relatif jauh. Sehingga dengan adanya aplikasi mySPIL, kendala macet di jalan, maupun antrian, kini tidak menjadi masalah.

Terkait dengan inovasi yang dilakukan, SPIL juga berupaya meningkatkan jangkauan pelayanan dengan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Setelah sebelumnya menggandeng perusahaan fintech GoPay dan LinkAja untuk mempermudah akses transaksi mySPIL. SPIL juga menjalin mitra dengan Deliveree untuk mendukung kegiatan logistik.

“Kami sangat terbuka untuk bekerjasama dengan pihak dalam pengembangan industri (logistik) ini,” pungkas Ferna menambahkan. (kj1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *