SIS Optimis Kontribusi Penjualan Suzuki di Surabaya Capai 13% Hingga Akhir 2019

oleh -88 Dilihat

 

Di ajang pameran IIMS 2019 di Surabaya PT SIS menyerahkan hadiah Suzuki Katana kepada pemenang Rabu (30/10)

SURABAYA, kilasjatim.com:- PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ikut ambil bagian di ajang Pameran Otomotif Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2019 di Grand City Surabaya yang digelar mulai 30 Oktober -3 November 2019

Suzuki mengusung tema “Urban Sporty GEAR”, Suzuki menyapa pengunjung IIMS Surabaya 2019 dengan karakteristik dinamis, ekspresif. Di ajang pameran ini SIS berkolaborasi dengan diler utama di Jawa Timur, PT Sejahtera Buana Trada (SBT) dan PT United Motor Centre (UMC).

Harold Donnel, Head of 4W Brand Development & Marketing Research PT SIS mengatakan, di pameran IIMS Surabaya 2019, ingin memperkenalkan konsep Suzuki Sport kepada masyarakat Surabaya dan sekitarnya melalui jajaran produk andalan Suzuki.

“Sengan hadir di IIMS Surabaya 2019, kami optimis kontribusi penjualan Suzuki di Surabaya dapat mencapai 13% pada akhir tahun 2019, khususnya berkat kontribusi penjualan kendaraan penumpang,” kata Harold disela pembukaan Pameran IIMS 2019 Rabu (30/10).

Harold optimis pameran di Surabaya bisa mencapai target tersebut. Karena Surabaya merupakan salah satu kota strategis dan penting bagi Suzuki.

Pada periode Januari-September 2019, Surabaya berkontribusi sebesar 12,3% terhadap penjualan Suzuki secara nasional dan menjadikan Surabaya sebagai kota dengan kontribusi penjualan terbesar kedua bagi Suzuki.

Capaian ini diraih berkat kontribusi penjualan kendaraan penumpang andalan Suzuki yang mencapai 67,8% dan kontribusi penjualan kendaraan komersial mencapai 32,2%.

“Demikian pula kontribusi penjualan All New Ertiga di Surabaya mencapai 45% pada periode Januari-September 2019. Tidak hanya itu, ditengah beragamnya pilihan low multiple purpose vehicle (LMPV), All New Ertiga berhasil menguasai 18,8% pangsa pasar LMPV di Surabaya pada periode Januari-September 2019,” jelasnya.

Sedangkan pada periode Januari-September 2019, Suzuki Carry berhasil menguasai 34,7% pangsa pasar low pick up di Surabaya. Hasil ini meningkat sebesar 4,7% apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Raihan ini juga menjadikan Suzuki Carry sebagai kontributor terbesar kedua terhadap penjualan Suzuki di Surabaya dengan jumlah kontribusi sebesar 32,2%.

Melalui IIMS Surabaya 2019, Suzuki ingin semakin mendekatkan diri dengan konsumen Surabaya dan terus memperkuat kecintaan konsumen terhadap Suzuki, khususnya pada jajaran kendaraan penumpang.

Selama IIMS Surabaya 2019, pengunjung dapat menyambangi booth Suzuki yang terletak di Hall C dengan luas 132 m2. Di booth ini, Suzuki menampilkan kendaraan kebanggaan keluarga besutannya, All New Ertiga Suzuki Sport. Di Surabaya, All New Ertiga merupakan kendaraan Suzuki yang paling diminati masyarakat.

Pada ajang ini, ditampilkan juga Baleno, mobil hatchback andalan Suzuki yang diminati masyarakat Surabaya. Pada periode Januari-September 2019, 10,7% konsumen segmen hatchback di Surabaya memilih Baleno untuk menemani pengalaman berkendara konsumen di jalanan Kota Surabaya.

Di IIMS Surabaya 2019, tampil juga Jimny, kendaraan off-road legendaris di Indonesia dari Suzuki. Lebih menarik lagi, bagi para pengunjung IIMS 2019 Surabaya yang melakukan pemesanan kendaraan unggulan Suzuki akan mendapatkan suvenir menarik.

Selain itu, bagi yang melakukan pembelian semua tipe kendaraan Suzuki secara tunai akan mendapat satu unit sepeda lipat. Khusus bagi pembeli All New Ertiga, pengunjung berkesempatan mendapat satu unit sepeda motor GSX150 Bandit dan mengikuti undian berhadiah Jimny generasi terbaru.

Dengan kualitas produk yang tersemat pada setiap kendaraan Suzuki dan didorong berbagai program penjualan yang menarik, Suzuki optimistis dapat memasarkan 200 unit kendaraan selama IIMS 2019 berlangsung.

Di sisi kendaraan komersial, Suzuki juga menorehkan tinta emas pada hasil penjualannya. Suzuki Carry, Rajanya Pick Up dari Suzuki, menjadi pilihan para pengusaha Surabaya untuk mendukung mobilitas bisnisnya. (kj2)