Setelah Lengser, Forum BSMP Ajak Pakde Karwo Dukung Jokowi-Ma’ruf

oleh

Surabaya, kilasjatim.com: Menjelang Pilpres 2019, Kepala Daerah di Jawa Timur (Jatim) menjadi rebutan para ulama, kiai dan santri untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin. Pilpres akan digelar pada 17 April 2019.

Rebutan itu terlihat dalam sepekan ini. Dua hari lalu, Forum Kiai Bersatu se-Jatim meminta Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mendukung Jokowi-Ma’ruf. Kini, giliran Forum Barisan Santri Merah Putih (BSMP) mengajak Gubernur Jatim Soekarwo (Pakde Karwo) mendukung calon yang sama.

Keseriusan Forum BSMP itu, ditunjukkan dengan mengirim surat ke Pakde Karwo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (1/2/2019). Surat diterima petugas Satpol PP Pemprov Jatim, karena dalam waktu bersama ada kunjungan kerja ke luar kota.

“Hari ini, saya berkirim surat ke Pakde Karwo. Tapi, Pakde Karwo tidak ada di tempat. Kami ingin mengajak Pakde Karwo bergabung forum ini untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf,” kata Koordinator Forum BSMP, KH Fahrur Rozi (Gus Fahrur).

Gus Fahrur mengajak Pakde Karwo gabung BSMP dengan penuh etika. Di mata dia, Pakde Karwo merupakan figur yang disegani dan memiliki banyak pengikut atau pendukung.

“Pada pilgub Jatim 2008 dan 2013, suara Karsa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) signifikan. Di pilgub 2018, Pakde Karwo tidak menjadi calon, tapi pendukungnya masih kuat. Seperti di wilayah Mataraman,” ungkapnya.

Selain itu, permintaan kepada Pakde Karwo, dengan pertimbangan Partai Demokrat, termasuk statemen Agus Harimurti Yudhoyono yang tidak melarang kadernya mendukung pasangan capres-cawapres siapapun. “Saya yakin 99 persen Pakde Karwo bersedia,” ucapnya.

Pihaknya optimis jika Pakde Karwo bersedia gabung, bisa meraih suara yang signifikan buat Jokowi-Ma’ruf di Jatim. “Insya Allah dengan didukung Pakde Karwo, akan membengkak menjadi sekitar 5 juta suara. Kalau pakde ikut mensukseskan Pak Jokowi kemenangan saya prediksi 90%,” tuturnya.

Forum BAMP mendukung Jokowi-Ma’ruf dengan berbagai pertimbangan. Pertama, keberhasilan Jokowi dalam 5 tahun sangat nyata dan signifikan. Mulai dari infrastruktur, ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

“Kedua, Jokowi merangkul cawapres KH Ma’ruf Amin yang berasal dari kalangan nahdliyin, yang merupakan representasi dari mayoritas warga nahdliyin di Jatim,” katanya. (wah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *