Selama Syuting Pemain dan Kru Film Tetap Waspada Dari Gangguan Mistis

oleh -1.656 views

Sebagian artis yang hadir di acara Meet And Great fil. Kajeng Kliwon di BG Junction Surabaya Minggu (16/02/2020)

KILASJATIM.COM, Surabaya – ‘Kajeng Kliwon” karya film dengan latar belakang masyarakat Bali dengan tradisi dan budayanya yang kuat digarap secara indah hingga mampu mengangkat kearifan lokal menjadi tontonan yang apik.

Film Kajeng Kliwon besutan sutradara Bambang Drias ini tidak hanya mampu menampilkan sisi magis di Bali, tetapi juga memvisualkan sisi keindahan pulau Dewata

Untuk mempromosikan film
garapan Applecross dan 9 advertising Sabah  ini pada Minggu (16/02/2020) bertempat di BG Junction Bubutan Surabaya, digelar Meet and Great dengan mengusung para pemain yang terlibat di dalamnya Amanda Manopo berperan sebagai Agni seorang dokter cantik berdarah Bali dan Crist laurent sebagai niko yang berprofesi fotografer. Juga ada sejumlah artis lainnya seperti Catherine Wilson,Indah Kalalo,Mutia Datau dan artis dari Malaysia Atiqah Suhaemi, Vincent,Egy Fadli dan Weda Nanda.

Suasana lobi gedung bioskop CGV di BG Junction berlangsungnya acara meet and great berubah lebih semarak dengan kehadiran para artis film Kajeng Kliwon. Meski sore itu Surabaya diguyur hujan lebat, tak menyurutkan animo masyarakat Surabaya untuk hadir di acara tersebut.

Suasana seru terjadi usai para pemain yang hadir bersama penyanyi Aliza Putri tampil. Para pengunjung CGV berebutan untuk foto selfie bersama para artis
Terutama Catherine Wilson dan Indah Kalalo.

Catherine Wilson dan Indah Kalalo ibaratnya sumber magnet bagi warga hingga banyak yang menginginkan untuk foto bersama hingga ke dua artis ini kewalahan.

Dikesempatan meet and great
Cathrine bercerita mengenai pengalaman selama syuting, yang menurutnya meski film yang dia bintangi bergenre horor namun secara pribadi dirinya tidak mengalami hal hal mistis.

“Namun demikian kami semua pemain dan kru film meski tanpa gangguan, semuanya tetap harus berhati-hati saat memasuki area-area tertentu,” jelas Catherine.

Film Kajeng Kliwon, merupakan film yang menceritakan tentang ritual budaya Bali, tentang rahinan atau sembayangan Hindu Bali yang dilakukan setiap malam ke 15. Lokasi pembuatan film ini di Denpasar, Gianyar, Tabanan dan Buleleng. Secara garis besarnya film ini bercerita mengenai Agni (Amanda Manopo) seorang dokter muda asli Bali bersama kekasihnya, Niko (Chris Laurent) seorang fotografer asal Jakarta.

Pasangan ini, dalam perjalanan cintanya terusik oleh kehadiran sosok makhluk mistik, Rangda. Rangda merupakan salah satu makhluk yang kerap disebut-sebut dalam berbagai mitologi pengleakan Hindu di Bali.

Bambang Drias, sang sutradara mengatakan, untuk pembuatan film ini memakan waktu kurang lebih empat bulan. Selanjutnya hingga film ini bisa tayang serentak di seluruh bioskop membutuhkan waktu kurang lebih 1 tahun.

“Kebetulan film ini akan tayang serentak jadi kami melakukan road show dibeberapa kota seperti di Bali, Lombok, Surabaya, Solo, Jogja, Lampung sama Medan,” ujar Bambang seraya menambahkan, konsep film ini tidak semuanya seram, meski genrenya adalah horor.

“Biar cerita bagus kita bumbui seperti ada percintaan, dari percintaan itu muncullah konflik. Makanya cerita saya buat agak Romansa dan di tambah soundtrak lagu melow,” paparnya. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.