Sekolah Lansia Kota Malang Bantu Lansia Tetap Produktif

oleh
Wawali menghadiri penyampaian pelajaran pertama sekolah lansia.

KILASJATIM.COM, Malang – Wakil Wali Kota Malang, Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko beserta Wakil Ketua I TP PKK Kota Malang menghadiri giat penyampaian pelajaran pertama Sekolah Lansia di Balai RW 09 Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun Kota Malang, Sabtu (29/2/2020).

Wawali Sofyan Edi mengungkapkan bahwa lansia memiliki begitu banyak pengalaman yang luar biasa yang bisa ditularkan. “Kami ingin Sekolah Lansia di Kota Malang ini bisa seperti di Yogyakara. Bisa membantu lansia tetap produktif dan banyak membawa banyak manfaat,” harap pria yang kerap disapa Bung Edi itu, Sabtu (29/2/2020).

Bung Edi mengatakan kemandirian RW 9 Kelurahan Pisangcandi dengan mendirikan Sekolah Lansia ini diharapkan bisa memacu wilayah-wilayah lain di Kota Malang untuk bisa melakukan hal yang sama. Pasalnya dengan adanya sekolah seperti ini akan sangat penting untuk menciptakan kota yang ramah dengan lansia.

“Adanya sekolah lansia kami harapkan bisa membuat lansia di Kota Malang semakin sejahtera, dan memiliki harapan hidup yang lebih baik lagi,” harap Bung Edi lagi.

BACA JUGA: Bapenda Kota Malang Mantapkan Langkah Genjot PAD

Kalau saat ini angka harapan hidup di Kota Malang sudah mencapai angka 72 tahun, ke depan dengan adanya sekolah lansia diharapkan bisa lebih tinggi lagi. Bisa membangun kebersamaan, bisa menciptakan hal-hal yang produktif sehingga akan semakin membawa banyak keberkahan.

Sementara itu Ketua Kelas Sekolah Lansia RW 9 Kelurahan Pisangcandi, Iskandar mengakui Sekolah Lansia didirikan untuk membuat lansia di lingkungan sekitar tetap berdaya dan produktif. “Dengan tetap beraktivitas, lansia menjadi lebih sehat sehingga bisa mengurangi biaya berobat ke rumah sakit. Semoga sekolah yang pertama kali didirikan di Kota Malang ini ke depan bisa menjadi inspirasi munculnya sekolah-sekolah sejenis di Kota Malang,” kata Iskandar.

Di Sekolah Lansia ini berbagai kegiatan dilakukan, mulai bercocok tanam, membuat berbagai kerajinan, pemeriksaan kesehatan yang rutin, ditambah berbagai kegiatan menarik lain yang dibutuhkan lansia agar tetap hidup penuh semangat, bahagia lahir dan batin. (hms/kj15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *