Sekda Soeparwiyono Buka Saemaul Training Program Patriot Desa EMAS

oleh
Penyematan tanda peserta sekaligus penyerahan topi secara sinbolis kepada perwakilan peserta Saemaul Training Program Patriot Desa EMAS oleh Sekda Kabupaten Probolinggo, H. Soeparwiyono didampingi Aries Muftie.

KILASJATIM.COM, Probolinggo – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo menggelar Saemaul Training Program Patriot Desa EMAS tahap II di ruang pertemuan Wizt Capsule Hotel Desa Sukapura, Kecamatan Sukapura, Rabu (12/2/2020).

Kegiatan yang mengambil tema “Pengembangan Desa Wisata Kabupaten Probolinggo Agri Marine Art Retriment Area (Amara) Society 5.0” dan dilaksanakan selama tujuh hari ini diikuti 120 orang peserta dari 20 desa mewakili 325 desa dan lima kelurahan se-Kabupaten Probolinggo yang masuk dalam program Desa EMAS.

Saemaul Training Program Patriot Desa EMAS Kabupaten Probolinggo tahap II ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, H. Soeparwiyono didampingi Ketua Dewan Pembina Gerakan Desa Emas pada Komisi Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Aries Muftie.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan penyematan tanda peserta sekaligus penyerahan topi secara sinbolis kepada perwakilan peserta Saemaul Training Program Patriot Desa EMAS oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, H. Soeparwiyono didampingi Aries Muftie selaku Pembina Yayasan Gerakan Desa Emas Indonesia. Penyerahan ini secara simbolis diwakili oleh peserta dari Desa Kedasih dan Desa Bhinor.

BACA JUGA: ASN Pemkab Probolinggo Siap Sukseskan Sensus Penduduk Dan Susenas 2020

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, H. Soeparwiyono menyatakan kegiatan training ini dilakukan sebagai bentuk implementasi semangat desa dalam mendukung inovasinya. Secara faktanya dapat mengangkat serta mengembangkan potensi asli lokal desanya. “Melalui para patriot desa, momentum ini berguna sebagai wawasan baru, sarana menggali potensi diri, sarana untuk mengidentifikasi dan mengiventarisir potensi lokal di lingkungan sekitarnya,” harapnya.

Menurut Sekda Soeparwiyono menerangkan peran strategis patriot adalah pribadi yang memiliki semangat membangun dan memajukan desa dengan mengembangkan semangat gotong royong, rela berkorban dan tidak putus asa. “Setelah mengikuti training ini, para peserta dapat menerapkan dan melaksanakan potensi desa agar supaya dapat meningkatkan perekonomian kesejahteraan masyarakat di desanya,” tegasnya.

Sementara Ketua Dewan Pembina Gerakan Desa Emas pada Komisi Ekonomi dan Industri Nasional, Aries Muftie menyampaikan ungkapan terima kasih kepada para peserta yang telah mengikuti saemaul training program Patriot Desa Emas. “Buatlah pimpinan dan desa menjadi bangga. Semoga wujud dan impian untuk mengembangkan potensi desa menjadi terwujud,” katanya. (hms/kj27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *