Sekda Ponorogo Ajak Seluruh Warga Dukung Sensus Penduduk 2020

oleh -919 views
Rakorda Sensus Penduduk 2020 Kabupaten Ponorogo oleh BPS Ponorogo di Convention Hall Maesa Hotel Ponorogo, Senin (17/2/2020).

KILASJATIM.COM, Ponorogo – Sensus Penduduk 2020 di Ponorogo harus didukung penuh oleh semua pihak. Ini agar pencacahan jiwa berlangsung lancar. Data yang didapat akan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di bumi reyog.

Lontaran ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono saat memberikan arahan sekaligus membuka Rakorda Sensus Penduduk 2020 Kabupaten Ponorogo oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Ponorogo di Convention Hall Maesa Hotel Ponorogo, Senin (17/2/2020).

“Ini tugas negara, maka pemerintah daerah harus hadir di dalam kegiatan itu. Saya minta kepada para camat dan pihak yang terkait untuk membantu apa saja yang terkait dengan pelaksaan SP 2020 ini,” kata Sekda Agus Pramono usai acara.

Dikatakannya, dalam pencacahan model wawancara, BPS Ponorogo telah menyatakan memerlukan sekitar 1.700 orang tenaga pencacah. Karena itu, ia meminta pihak kecamatan bisa melakukan koordinasi dan komunikasi secara baik dengan BPS. Sebab, kebutuhan tenaga pencacah ini akan meliputi seluruh wilayah hingga ke tingkat RT.

BACA JUGA: Bupati Ponorogo Bantu 30.000 Masker ke Hongkong

“Insya Allah akan kita bantu. Yang penting tujuannya agar SP 2020 ini berjalan lancar,” ungkap Sekda Agus.

Ditambahkannya, SP 2020 ini memiliki arti penting bagi Kabupaten Ponorogo. Terutama untuk menentukan arah kebijakan pembangunan Ponorogo di masa mendatang. “Dari data yang bakal didapat, bisa diketahui cara meningkatkan IPM atau Indeks Pembangunan Manusia di Ponorogo, pemerataan fasilitas kesehatan dan berbagai yang menyangkut kepentingan umum dan kemajuan Ponorogo,” tukasnya.

Kepala BPS Ponorogo Siswi Harini mengatakan, rakorda kali ini dilaksanakan agar ada kesatuan gerak langkah dan dukungan dari pemerintah daerah atas SP 2020 yang periode pertamanya sudah dimulai Sabtu (15/2/2020) lalu. “Tentunya agar SP 2020 berjalan lancar,” ujarnya.

Rakorda akan dilanjutkan dengan rakorcam atau rapat koordinasi tingkat kecamatan. Koordinasi ini meliputi pelaksanaan pencacahan online dan wawancara yang akan dilaksanakan.

BACA JUGA: Silaturahmi Adalah Bagian Dari Pembangunan di Ponorogo

“Untuk update data mandiri atau online kita berharap warga, terutama yang ASN bisa update oleh dirinya sendiri. Sedangkan untuk tenaga pencacah wawancara, kita akan butuh 1.700-an tenaga. Dari sinilah kita butuh dukungan dari kecamatan hingga ke tingkat RT,” kata Siswi. (kominfo/kj20)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.