Rumah Zakat Target Tahun 2020 Bangun 100 Sumber Air Bersih di Desa Yang Alami Kekeringan

oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya –
Rumah Zakat saat ini sedang melakukan pembangunan sumber air ke 60 di Desa Palasa, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Pembuatan sumur bor lengkap dengan MCK dan Toilet ini diperkirakan akan selesai di pertengahan Juli 2020 ini.

“Alhamdulillah, berkat kepercayaan para muwakif (orang yang berwakaf) kami telah membangun 60 sumber air. Kami masih akan terus melakukan pembangunan sumber air di desa-desa yang mengalami kekeringan ataupun kekurangan air bersih,” jelas Chief Wakaf Officer Rumah Zakat, Soleh Hidayat.

Di tahun 2020, Rumah Zakat menargetkan bisa membangun 100 sumber air di desa-desa yang membutuhkan dari Aceh sampai Papua. Tercatat hingga Juli 2020, sebanyak 59 Desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih di 10 Provinsi telah merasakan manfaat dari program Wakaf Sumber Air. Ke-10 Provinsi tersebut adalah Aceh, Riau, Sumatera Barat, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

Selain Sumenep, di bulan Juli ini pun, Rumah Zakat tengah melakukan survey untuk pembangunan sumber air di daerah lainnya, yaitu di Sukabumi Jawa Barat, Grobogan Jawa Tengah, Boyolali Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur.

“Pekan ini kami juga sudah melakukan survey ke Sukabumi, tepatnya di Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung. Berdasarkan informasi dari Fasilitator Desa Berdaya kami di sana, mereka kekurangan air bersih untuk keperluan sehari-hari seperti minum, makan, mandi, wudhu dan sebagainya. Bahkan kalau musim kemarau, kekeringan melanda desa, warga harus menempuh jarak hingga 7 KM untuk mengambil air di sungai, solokan atau parit,” papar Soleh seraya menambahkan, pihaknya akan mengimplementasikan program Wakaf Sumber Air juga di daerah tersebut.

Layaknya Utsman bin Affan yang mewakafkan Sumur Raumah dan tak pernah kering sejak ribuan tahun silam hingga saat ini, semoga program Wakaf Sumber Air pun bisa dirasakan manfaatnya tanpa terbatas waktu. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *