Rumah Zakat – BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Bantuan Logistik Untuk Warga Korban Longsor di Lebak Banten

oleh -1.299 views

Rumah zakat bersama BPJS Ketenagakerjaanengirimkan bantuan logistik untuk warga korban tanah longsor di Lebak Banten yang diterima langsung Bupati Kabupaten Lebak, Hj. Iti Octavia Jayabaya. 

KILASJATIM.COM, Banten – Rumah Zakat kembali menggelar aksi sosial terhadap korban bencana banjir. Sebelumnya aksi sosial dengan sasaran bantuan kepada warga di Jakarta dan sekitarnya. Kali ini Rumah Zakat bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan memberikan bantuannya kepada warga terdampak lainnya di Lebak Banten.

Sebagaimana diketahui, selain di Jakarta, banjir juga melanda daerah Lebak-Banten. Curah hujan tak kunjung reda dan turun selama sekitar dua hari satu malam sejak Selasa (31/12) sore menyebabkan debit air Sungai Ciberang meningkat dan mulai memasuki permukiman warga.

Tak dapat dihindari banjir bandang setinggi 1.5 m menyapu bersih rumah-rumah yang ada di sekitar aliran sungai hingga membuat sungainya bergeser.

Bencana Banjir bandang dan longsor menimpa enam kecamatan, yaitu Kecamatan Lebak Gedong, Cipanas, Sajira, Curug Bitung, Maja, dan Kecamatan Cimarga. Namun, banjir bandang dan tanah longsor yang lebih parah terjadi di perkampungan di Kecamatan Lebak Gedong karena lokasinya dekat dengan pertambangan liar di kaki gunung Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan aliran Sungai Ciberang.

Didi Sabir, Strategic Partnership Division Head Rumah Zakat mengatakan, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Rumah Zakat bersama BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan bantuan berupa logistik di kantor BPBD Kabupaten Lebak.

“Bantuan yang kami berikan berupa 240 rendang Super Qurban, makanan siap saji, beras, selimut, terpal, tikar, pampers, makanan bayi dan sembako, semoga bisa sedikit meringankan warga,” kata Didi.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Lebak, Hj. Iti Octavia Jayabaya, menyampaikam ungkapan terimakasih kepada BPJS Ketenagakerjaan dan Rumah Zakat atas bantuan yang diberikan.

“Semoga bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah dan insyaAllah kami amanah untuk terus disalurkan kepada daerah-daerah terdampak,” kata Hj. Iti.

Hingga saat ini semua warga yang terdampak bencana alam itu ditampung di delapan posko pengungsian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lebak mencatat jumlah pengungsi akibat banjir bandang dan longsor di wilayah tersebut mencapai 17.200 jiwa atau 4.368 kepala keluarga (KK). Kata kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak. (kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.