Rumah BUMN Pacitan Binaan PLN Ajak UMKM Manfaatkan Digitalisasi

oleh -19 Dilihat

KILASJATIM.COM, Pacitan – Mewujudkan komitmen untuk menggerakkan perekonomian melalui penguatan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Rumah BUMN Pacitan binaan PLN melakukan kegiatan sosialisasi aplikasi Padi UMKM yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN.

Kegiatan yang diikuti oleh 50 UMKM di Kabupaten Pacitan pada hari Kamis (16/06) ini diisi oleh CEO dan CFO Muda Rumah BUMN Jawa Timur. Melalui kegiatan ini diharapkan minat pelaku UMKM untuk memperluas pasar penjualan melalui situs belanja digital.

Fasilitator Rumah BUMN Pacitan, Rinawati, menyampaikan pemanfaatan marketplace BUMN ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan pelaku UMKM dan memperluas akses pada sektor pemerintah dan BUMN. Tak hanya itu, produk UMKM ini juga bisa diakses melalui PLN Marketplace melalui aplikasi PLN Mobile.

“Peluang yang sangat besar untuk pelaku usaha atau umkm agar produk produk yang kami hasilkan bisa di lirik BUMN di Indonesia. Transaksi juga mudah dan aman,” ungkapnya.

Tidak hanya memberikan pelatihan terkait penggunaan pasar digital, Rumah BUMN Pacitan yang telah berdiri sejak Oktober 2019 secara rutin juga memberikan pendampingan bagi UMKM dalam membangun usaha menjadi lebih maju termasuk dengan pendampingan dalam izin usaha, sertifikasi, penyediaan tempat untuk pemasaran dan konsultasi usaha.

“Jika ada UMKM yang butuh melakukan foto produk untuk dipasarkan secara digital juga bisa dilakukan di Rumah BUMN. Ada pula kegiatan pameran/bazar yang rutin kami adakan untuk mengenalkan produk-produk UMKM menembus pangsa pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Timur, Hamzah menyampaikan Rumah BUMN Pacitan menaungi 174 UMKM dengan jenis usaha makanan dan minuman, jasa, craft, serta busana.

“Kami harap akan semakin banyak umk yang bergabung dengan Rumah BUMN agar bisa bertumbuh bersama-sama. Kami juga berharap Rumah BUMN Pacitan ini menjadi wadah pelaku usaha untuk membangun jejaring dan meningkatkan kualitas usaha kecil agar dapat bersaing di pasar digital dan internasional,” terang Hamzah. (kj8)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.