RSUD Mardi Waluyo Batasi Kunjungan Pasien

oleh -2.051 views
Ramiadji, Direktur RSUD Mardi Waluyo.

KILASJATIM.COM, Blitar – RSUD Mardi Waluyo menerapkan kebijakan pembatasan kunjungan pasien, sebagai langkah pencegahan virus Corona. Demikian disampaikan Ramiadji, Direktur RSUD Mardi Waluyo, saat dikonfirmasi Senin (16/03/2020), di Kantor Wali Kota Blitar.

Ramiadji menegaskan pembatasan pengunjung itu sebenarnya sudah sesuai standar di rumah sakit. Namun rumah sakit lebih mempeketat lagi, untuk mengurangi kontak langsung antara pasien dan pengunjung, serta sebagai pencegahan penyebaran virus Corona.

Ramiadji mengatakan, untuk penunggu dan pengunjung pasien, hanya dibatasi dua orang. Sementara bagi pengantar pasien rawat jalan dibatasi satu orang saja. Ramiadji juga membatasi akses masuk ke rumah sakit. Akses pengunjung di IGD hanya ada satu pintu masuk dan satu pintu keluar. Sedangkan akses untuk pasien rawat jalan ada satu pintu masuk dan tiga pintu keluar.

BACA JUGA: Pelaku Penyebar Berita Hoax Virus Corona Diamankan Polres Blitar    

“Dari dulu kita sudah mengatur keluar masuknya pengunjung, jam besuknya jam berapa, tapi masyarakat masih semaunya sendiri. Nah oleh karena itu, melalui kejadian ini, masyarakat bisa belajar bahwa apa yang kita lakukan adalah standart yang harus dipatuhi,” kata Ramiadji.

Ramiadji menambahkan, selain membatasi kunjungan dan akses masuk, RSUD Mardi Waluyo juga memeriksa suhu tubuh para pengunjung. Jika dinyatakan normal, selanjutnya pengunjung diminta untuk mencuci tangan sebelum masuk ke IGD atau ruang pasien.

“Saat keluar, pengunjung kami minta cuci tangan lagi,untuk memastikan agar mereka tetap bersih,” imbuh Ramiadji.

Sementara itu, sampai saat ini RSUD Mardi Waluyo belum merawat pasien suspect virus Corona. Sempat ada Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari Kabupaten Blitar yang dirujuk ke RSUD Mardi Waluyo. Namun setelah diperiksa, masih jauh dari dugaan terinfeksi virus Corona. Selanjutnya ODP dianjurkan untuk karantina mandiri di rumah. (hms/kj20)

No More Posts Available.

No more pages to load.