Ramadan dan Lebaran 2019 Trafik Data  Diprediksi Meningkat 30 Persen,  XL Axiata Siapkan Jaringan

oleh

BANYUWANGI, kilasjatim.com:
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyiapkanj aringan menghadapi terjadinya  lonjakan trafik saat memasuki bulan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 2019.

XL Axiata memprediksi, trafik layanan data akan kembali mendominasi kenaikan trafik sepanjang Ramadan dan libur Lebaran. Pada periode Ramadan – Lebaran tahun 2018 lalu, total trafik data mencapai tidak kurang dari 7.000TB, sementara itu trafik di hari biasa 2019 sejauh ini sudah mencapaisekitar 9.300TB. Trafik data Ramadan dan Lebaran tahun 2019 ini diprediksi akan meningkat sekitar 30%. Beberapa faktor mempengaruhi terus meningkatnya trafik data ini dari tahun ke tahun.

Langkah mengkondisikan jaringan diantisipasi sejak dini  oleh  tim XL Axiata  merujuk pada trend penggunaan jenis-jenis layanan data, arus mudik dan arus balik, dan pergerakan pelanggan selama liburan panjang Lebaran.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya, mengatakan, antisipasi juga dilakukan dengan mengamankan koneksi di sepanjang jalur tol baru baik di Jawa maupun Sumatera yang kemungkinan akan menjadi jalur utama masyarakat selama libur Lebaran.

“XL Axiata memprediksi, trafik semua layanan kemungkinan akan meningkat, dengan trafik data kembali akan naik paling tinggi yaitu sekitar 30%dibandingkan hari-hari biasa. Akses pada layanan streamingkemungkinan akan mengalami kenaikan yang signifikan, baik untuk streaming video maupun musik. Untuk itu telah diantisipasi denganmeningkatkan kapasitas baik dijaringan core, transmisi, juga kapasitas radio di jalur mudik,” kata Yessie, Jumat (5/4/2019)

Ditambahkan, pada jaringan core, peningkatan kapasitas secara menyeluruh telah dilakukan yaitu terutama pada radio akses (RAN) di sekitar 1.700 BTS, sekitar 250 jalur /hop transport, serta Sistem Utama Core (GGSN) paket data. Selain itu juga dilakukan penambahan upstream menjadi 1.5x melalui 2exchange (Singapura dan Australia).

Selain itu, XL Axiata juga telah menyiapkan sekitar 50 MBTS dan sekitar 10.000BTS baru di jalur mudik, tujuan mudik dan tempat wisata yang ramai dikunjungi saat Lebaran.

” Kami juga mengoptimisasi dan rebalancingjaringan yang dilakukan secara digital di titik kumpul atau hotspot Lebaran, seperti antara lain tempat keberangkatan atau kedatangan pemudik dan tempat tujuan wisata,” paparnya.

XL Axiata memastikan, sebagian besar jalur mudik utama telah terlayani dengan jaringan data berkualitas 4G LTE. Di sepanjang Pulau Jawa, 100% baik jalur tol Trans Jawa maupun jalur kereta api Jakarta – Surabaya telah terlayani jaringan 4G LTE.Sementara itu, jalan tol di luar Jawa, yaitu Bakauheni – Terbanggi yang juga sudah beroperasi, jaringan 4G XL Axiata telah meng-cover lebih dari 85% jalur tersebut.
Sementara itu untuk jalan raya non tol pantai Utara Jawa dari Jakarta hingga Surabaya telah ter-cover layanan 4G LTE hingga sekitar 95%, dan jalur non-tol Pantai Selatan mencapai sekitar 90%. Di Sumatera lebih dari 94% jalur mudik utama telah tercover oleh jaringan 4G LTE, sedangkan di Kalimantan mencapai 66%.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kota-kota tujuan utama mudik di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur diprediksikan akan mengalami lonjakan trafiksebagai imbas dari terjadinya perpindahan pelanggan untuk mudik dari kota-kota besar seperti Jakarta ke kota yang lebih kecil.

“Tahun lalu, wilayah Jawa Tengah menjadi tujuan utama mudiknya pelanggan XL Axiata. Tercatat sedikitnya ada peningkatan jumlah pelanggan di wilayah ini sebanyak 26% yang merupakan pindahan dari wilayah lain dalam periode Lebaran. Di Jawa Barat terjadi kenaikan pelanggan sekitar 14% dan Jawa Timur 12. Sebaliknya, Sejumlah wilayah di Sumatera juga diprediksi mengalami hal yang sama, seperti antara lain Sumatera Selatan dan Sumatera Utara. Sementara itu, Jabodetabek, Bali, dan Lombok, justru bisa mengalami penurunan karena banyaknya pelanggan XL Axiata yang berlebaran ke daerah lain,” jelas Yessie. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *