KILASJATIM.COM, Malang – Di balik postur mungil dan senyum tenangnya, Queen Shine Gracella menyimpan keteguhan seorang juara. Pegolf muda asal Kota Malang ini telah mengoleksi lebih dari 30 trofi dari berbagai turnamen daerah hingga nasional — capaian luar biasa bagi atlet yang masih berusia belasan tahun.
Bakat Queen mulai terlihat sejak usia delapan tahun. Saat itu, ia sekadar menemani sang ayah ke lapangan golf. Dari pukulan pertamanya, muncul ketertarikan yang tak biasa.
“Waktu itu ayah menyuruh saya mencoba, dan ternyata saya langsung suka,” kenang Queen yang masih duduk di bangku kelas VI itu.
Seiring waktu, Queen semakin serius menekuni olahraga yang menuntut ketenangan dan presisi itu. Di bawah bimbingan Coach Prapto, ia berlatih rutin setiap Senin hingga Jumat dengan disiplin tinggi.
Kerja kerasnya terbayar ketika ia menorehkan dua medali perak dan satu perunggu di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), meski saat itu ia masih duduk di bangku kelas enam SD — menjadikannya salah satu peserta termuda yang berhasil naik podium.
Salah satu pengalaman paling berkesan bagi Queen adalah saat tampil di Mandiri Ciputra World Championship, turnamen bergengsi yang diikuti pegolf muda dari berbagai negara. Di ajang itu, ia sukses finis di posisi tiga besar setelah tampil impresif di ronde awal.
“Saya tampil bagus di ronde pertama, tapi terlalu percaya diri di ronde kedua. Dari situ saya belajar bahwa menjaga performa lebih sulit daripada mencapainya,” ujar anak kedua dari tiga bersaudara ini.
Di lapangan, Queen belajar bahwa lawan terberat bukanlah peserta lain, melainkan dirinya sendiri.
“Tantangan terbesar di golf adalah mengendalikan diri. Saya harus belajar sabar dan tetap tenang,” kata Queen yang masih berumur 11 Tahun.
Dukungan keluarga, terutama sang ayah, menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya.
“Ayah selalu bilang, kalau saya sungguh-sungguh di golf, beliau akan mendukung sepenuhnya. Itu membuat saya makin semangat,” tutur Queen.
Meski deretan prestasi telah dikantongi, Queen belum berhenti bermimpi. Ia menargetkan bisa bermain di LPGA Tour, ajang profesional tertinggi bagi pegolf wanita, dan membawa nama Indonesia ke panggung internasional.
“Saya ingin seperti Nelly Korda. Bermain di level dunia dan membanggakan Indonesia,” ucapnya penuh keyakinan.
Dengan semangat berlatih tinggi, disiplin, dan dukungan penuh keluarga, Queen Shine Gracella membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersinar di olahraga yang selama ini didominasi atlet mancanegara. Dari lapangan hijau Malang, langkah kecilnya kini menapaki jalur besar menuju dunia.(Kar)









