PTPN XI Suport Pembentukan Holding RS BUMN

oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya –
PT Perkebunan Nusantara XI sebagai pemegang saham mayoritas PT Nusantara Sebelas Medika, Selasa (30/06) menandatangani Perjanjian Pengambilalihan Saham Bersyarat (Conditional Sales and Purchase Agreement/CPSA).

” Kami bersama enam BUMN lainnya akan mengalihkan saham rumah sakit yang kami kelola untuk nantinya menjadi Holding RS BUMN dengan PT Pertamina Bina Medika IHC sebagai holdingnya. Hal ini untuk kepentingan lebih besar, diharapkan selain meningkatkan performa kinerja rumah sakit juga IHC akan menjadi salah rumah sakit yang memiliki jaringan terbesar di Indonesia, ” ungkap Dwi Satriyo Annurogo Direktur PTPN XI.

Sebagaimana diketahui, dalam siaran persnya Erick Thohir Menteri BUMN mengatakan pembentukan Holding RS BUMN telah dimulai sejak tahun 2018 dan penandatanganan ini merupakan bagian dari roadmap pembentukan Holding tersebut.

” Integrasi RS BUMN ini akan meningkatkan fokus bisnis dan kualitas pelayanan kesehatan serta akan menjadikannya pemimpin pasar dalam bisnis rumah sakit di Indonesia. Secara konsolidasi grup RS BUMN diestimasikan memiliki pendapatan usaha hingga mencapai Rp4,5 trilyun dan total aset mendekati Rp5 trilyun,” jelas Erick Thohir dalam siaran persnya.

PT Nusantara Sebelas Medika adalah anak perusahaan PTPN XI bergerak dibidang jasa kesehatan dan mengelola 4(empat) rumah sakit yakni RS Djatiroto di Lumajang, RS Wonolangan di Probolinggo, RS Elizabeth di Situbondo dan RS Lavalette di Malang.

Saat ini dua diantaranya mendapat penugasan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi RS rujukan covid 19, RS Djatiroto dan RS Lavalette.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh PT Pertamina Bina Medika IHC, PT Krakatau Steel Tbk sebagai pemegang saham PT Krakatau Medika, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) pemegang saham PT Rumah Sakit Pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) pemegang saham PT Pelindo Husada Citra, PT Perkebunan Nusantara X pemegang saham PT Nusantara Medika Utama, PT Perkebunan Nusantara XI pemegang saham PT Nusantara Sebelas Medika, PT Perkebunan Nusantara XII pemegang saham PT Rolas Nusantara Medika, dan PT Timah Tbk pemegang saham PT Rumah Sakit Bakti Timah. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *