PTPN X Fasilitasi Pembayaran Rp 101,6 Miliar Gula Petani Tebu

oleh

SURABAYA, kilasjatim.com: – Sebagai wujud komitmen PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X dalam hal sinergi BUMN dengan Perum BULOG pada Senin (30/8), bertempat di Kantor PTPN X dilakukan pembayaran atas pembelian gula petani Perum BULOG senilai Rp 101,6 Milyar atas pembelian gula petani sebesar 10.477 ton.

Slamet Djumantoro, Direktur Komersil PTPN X berterima kasih kepada Perum BULOG atas sikap responsif dalam pembayaran gula petani.

“Ini merupakan bentuk komitmen sinergi BUMN antara Holding Perkebunan Nusantara, PTPN X, dan Perum BULOG dalam mengemban amanah dari Kementerian BUMN untuk penyerapan gula petani,” kata Slamet, Senin (30/7/2018) dihadapan undangan yang
dihadiri Wakil Kepala Perum BUOG Divre Jatim Cecep Panji Nandia, Ketua DPD APTRI PTPN X Mubin.

Pembayaran senilai Rp 101,6 Miliar ini merupakan tahap 1 dan akan dilanjutkan beberapa tahapan pembayaran ke depannya.

“Acara hari ini dapat membuktikan bahwa penjualan gula petani tidak lagi menjadi permasalahan. Sehingga harapan kami ke depannya adalah petani tebu dapat lebih fokus dalam pengelolaan lahan, dimana angka rendemen dan produktivitas dapat meningkat setiap periode,” imbuh Slamet.

Sebelumnya, telah dilakukan diskusi dan sosialisasi antara APTRI, PTPN X, dan Perum BULOG terkait kebijakan dari Kementerian BUMN tersebut. Perum BULOG sepakat akan membeli gula petani sejumlah 600.000 ton dengan harga Rp 9.700 per kilogramnya.

Salah satu bentuk lain atas komitmen PTPN X dalam sinergi ini adalah dengan berfokus menjaga kualitas dari gula kristal putih yang dihasilkan. Hal tersebut terbukti dari angka-angka produksi yang kian meningkat di musim giling 2018 ini.

Berdasarkan data per 28 Juli 2018, rendemen sudah berada pada angka 7,93% dengan total produksi gula sebesar 147.955 ton. Selain itu, PTPN X juga menggandeng tim survey independen, PT Sucofindo, untuk menganalisa kualitas gula produksinya. Berdasarkan hasil survey tersebut, gula produksi PTPN X dinyatakan memenuhi SNI sehingga layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Hasil survey dari PT Sucofindo telah diserahkan secara simbolis kepada Perum BULOG Divre Jatim pada acara Pembelian Gula Petani pada Rabu (25/7) yang lalu. Dengan begitu, Perum BULOG tidak akan mengalami kesulitan dalam hal penjualan gula ke pasar. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *