PT PJB Kembangkan Inovasi EBT di Tulungagung

oleh
Kepala Divisi Business Solution PT PJB, Retno Handayani.

KILASJATIM.COM, Surabaya – PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kabupaten Tulungagung melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)  berkapasitas 2 x 18 Megawatt (MW).

“Kami uji coba EBT PLTB dan PLTS di PLTA di Tulungagung. Penerapan EBT ini dijadikan sebagai pusat studi,” tutur Kepala Divisi Business Solution PT PJB, Retno Handayani usai talkshow PLN Distribusi Jatim, Future-X #mimpitanpabatas, di Surabaya, Minggu (1/3).

Untuk penelitian Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mempunyai kapasitas 4800 Watt power.

“PLTB dan PLTS itu untuk penelitian kami bisa membangkitkan 10 – 25 KWH, mahasiswa yang ingin melakukan penelitian silahkan datang ke Tulungagung,” ungkapnya.

BACA JUGA: PTPN X Gandeng PT PLN Jual Excess Power

Selain di Tulungagung, lanjut Retno, pihaknya juga mengembangkan EBT Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Cirata, Jawa Barat. Pembangkit ini berkapasitas 145 MW dan akan dimulai pada awal 2021.

“Ini adalah PLTS Terapung pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara. Pembangunannya dilaksanakan oleh konsorsium PT PJB-Masdar,” katanya.

Retno berharap, proyek ini dapat menjadi pioneer pengembangan PLTS Terapung yang dapat dikembangkan di waduk lain di wilayah Indonesia.

PJB juga tengah melakukan uji coba co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton. Adapun uji coba ini menggantikan sebagian batu bara dengan kayu atau wood palet.

“Sekarang kan eranya menuju energi bersih. Jadi yang pembangkit batu bara itu di mix dengan palet. Kami juga sekarang mencoba biomassa,” ujar Retno. (kominfo/kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *