Prudential Indonesia Siap Pasarkan Produk PAYDI Baru, Perkuat Perlindungan Bagi  Nasabah

oleh -448 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta –  Prudential Indonesia siap memasarkan Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) baru guna memperkuat perlindungan nasabah melalui solusi proteksi yang holistik. Ini merupakan wujud komitmen Prudential Indonesia dalam melayani ragam kebutuhan nasabah sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.5/SEOJK.05/2022 tentang PAYDI (SEOJK PAYDI).

Sebagai pemimpin di industri asuransi jiwa, Prudential Indonesia optimis PAYDI baru yang dihadirkan melalui proses yang inovatif dan disempurnakan mampu memberikan kemudahan bagi nasabah untuk #YakinMelangkah dalam mewujudkan hidup yang lebih sehat dan sejahtera.

Karin Zulkarnaen, Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia mengatakan, Prudential Indonesia siap pasarkan PAYDI yang semakin disempurnakan melalui beragam inovasi yang termasuk di dalamnya proses pembelian PAYDI, hal ini juga sejalan dengan peraturan OJK yang baru.

“Proses penyempurnaan  ini bertujuan agar masyarakat bisa memahami manfaat PAYDI termasuk profil risiko mereka dengan mudah dan juga nyaman, sehingga manfaat yang dapat dirasakan secara optimal sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, serta tujuan keuangan mereka. Inovasi dalam proses penjualan ini, lahir dari pengalaman Prudential Indonesia yang selama lebih dari 27 tahun senantiasa mendengarkan, memahami, dan mewujudkan perlindungan bagi keluarga Indonesia,” kata  Karin Zulkarnaen dalam siaran resminya, Kamis (13/4/2023).

Ditambahkan Karin Zulkarnain, Literasi keuangan dan asuransi masih menjadi tantangan terbesar dalam pemasaran produk asuransi termasuk PAYDI. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022 menyebutkan angka literasi asuransi meningkat 31,72%% dibanding tahun 2019 sebesar 19,40%. Naiknya angka literasi tidak dibarengi dengan kenaikan penetrasi asuransi.
“Karena itu Prudential Indonesia menghadirkan inovasi produk melalui penyempurnaan proses yang harus dilalui oleh nasabah atau calon nasabah sebelum membeli PAYDI agar mereka mendapatkan pemahaman menyeluruh dan tentunya perlindungan optimal jangka panjang hingga ke masa depan,” jelasnya.

Baca Juga :  Triwulan I 2022 Intiland Bukukan Pencapaian Marketing Sales Rp500 Miliar 

Tahapan proses pembelian PAYDI baru

Dalam proses terbaru ini, calon nasabah Prudential Indonesia yang berkeinginan untuk  membeli PAYDI akan melewati beragam tahapan yang harus dilalui.

Dijelaskan  Deby Kasenda selaku Head of Product Proposition Prudential Indonesia, dalam proses pembelian PAYDI, selain proses yang diwajibkan regulator, Prudential Indonesia melangkah lebih jauh dengan memberikan kemudahan dalam memberikan penjelasan PAYDI, yakni disampaikan dalam format video terkait produk PAYDI sesuai pilihan calon nasabah.

“Tujuannya  agar calon nasabah bisa mendapatkan pemahaman produk dengan lebih komprehensif dengan cara yang lebih menarik, mudah dipahami dan terstandarisasi.  Setelah menonton video produk, calon nasabah akan diminta untuk mengisi formulir memberikan pernyataan bahwa telah memahami produk PAYDI sebagai bentuk penilaian pemahaman terhadap informasi produk, termasuk mengenai manfaat, fasilitas, biaya, dan risikonya,” papar Deby Kasenda.

Penyempurnaan proses pembelian PAYDI menjadi komitmen Prudential Indonesia agar calon nasabah semakin memahami produk asuransi jiwa sebelum membuat keputusan untuk membeli polis asuransi jiwa.  Dengan demikian semakin banyak keluarga di Indonesia bisa merasakan manfaat yang optimal dari perlindungan asuransi yang diwujudkan oleh PAYDI.

“Prudential Indonesia percaya dengan lebih banyak masyarakat Indonesia yang memiliki proteksi asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhannya, maka kita akan semakin mampu membangun ketahanan finansial untuk yakin melangkah dengan penuh percaya diri dalam mengejar masa depan yang lebih sehat dan lebih sejahtera, sehingga bisa mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan” tutup Karin. (nov)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.