Program INOVASI – LP Ma’arif NU Bersama Cerdaskan Anak Bangsa Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dasar

oleh

Peresmian kerjasama antara INOVASI dengan LP Ma’arif NU berlangsung penuh keakraban ditandai dengan bersama menabuh rebana. acara dilangsungkan di Hotel Bumi Surabaya Sabtu (25/05/2019)

SURABAYA, kilasjatim.com:  Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) menjalin kerjasama dengan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdatul Ulama (NU) dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar terutama dalam bidang literasi.

hari ini telah meresmikan kerjasama yang dilaksanakan dengan salah satu organisasi Islam terkemuka di Indonesia yakni Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdatul Ulama (NU). Kerjasama ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar terutama dalam bidang literasi.

Direktur Program INOVASI Mark Heyward mengatakan, Program INOVASI bermitra kepada LP Ma’arif NU sebagai upaya ikut berperan dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah-sekolah LP Ma’arif NU.

“Dalam kerjasama ini INOVASI bertujuan menemukan berbagai praktik baik atau cara untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa Indonesia. Dan kemitraan ini adalah kesempatan luar biasa bagi kami untuk mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan Islam dibawah naungan organisasi LP Ma’arif NU,” kata Mark saat peresmian kerjasama yang dilangsungkan di Surabaya Sabtu (25/05/2019)

Kemitraan INOVASI dengan LP Ma’arif NU dilakukan sejak 2019 dengan melaksanakan program rintisan peningkatan kemampuan literasi kelas awal di 30 Madrasah Ibtidaiyah di Jawa Timur – tepatnya di Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Pasuruan. Bekerja langsung dengan guru, siswa, kepala sekolah dan komite sekolah.

Program rintisan ini berupaya untuk mengatasi tantangan pembelajaran – termasuk tentang pemahaman guru terkait literasi dan pembelajaran kelas awal; keterampilan guru mengelola kelas; variasi penggunaan media; serta terkait peningkatan hasil belajar literasi siswa.

Sementara itu, Michelle Lowe , Counsellor for Governance and Human Development dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta, menyambut positif kerjasama ini.

“Melalui kemitraan antara INOVASI dan LP Ma’arif NU, menciptakan program rintisan baru dalam rangka meningkatkan hasil literasi kelas awal di 30 madrasah di 3 kabupaten yakni Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Sumenep, dan Kabupaten Pasuruan. Kami melihat ini sebagai kesempatan yang menarik untuk mendukung upaya lokal dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam khususnya di Jawa Timur, dan sekolah-sekolah LP Ma’arif NU,” paparnya.

KH Zainal Arifin Junaidi Ketua LP Ma’arif NU Pusat menyatakan kesiapannya bekerjasama dengan INOVASI melalui kemitraan dengan madrasah-madrasah di Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas sekolah dan nantinya akan dikembangkan di madrasah-madrasah lainnya dibawah organisasi LP Ma’arif di Indonesia.

Totok Suprayitno, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Jakarta menjelaskan, sekolah yang ingin berkembang tidak perlu lagi terjebak dalam standar-standar mutu yang telah ditetapkan.

“Sekolah dan guru yang mau maju, kuncinya harus berani berinovasi dan learning outcome yang bagus, berani out of the box dan berani berubah. Abaikan dulu fasilitas yang kurang memadai. Yang penting punya motivasi untuk lebih baik,” ungkap Totok.

Suyitno, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Jakarta sendiri sangat mendukung dan menyetujui opsi penggabungan modul literasi, numerasi dan inklusi yang disusun oleh INOVASI ke dalam Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) guru madrasah, salah satunya melalui kerjasama INOVASI dengan LP Ma’arif.

Menurutnya hal ini sejalan dengan tujuan program Kemenag di bidang pendidikan yakni mendorong peningkatan kualitas guru madrasah di Indonesia. (kj2)

 

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *