PO Bus Juragan 99 Trans Raih Dua Rekor MURI

oleh -282 Dilihat

Foto: Kilas Jatim/Tqi

KILASJATIM.COM, Malang – PO Bus Juragan 99 Trans berhasil meraih dua rekor MURI, melalui fasilitas 11 kabin tidur atau sleeper bus 11 seater pertama di Indonesia. Dan, penggunaan teknologi pengurai bakteri ramah lingkungan Buyild-In di dalam armada.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Jusuf Ngadri, Direktur Operasional MURI kepada pemilik PO bus, Gilang Widya Pramana di Garasi Juragan 99 Trans di Pakis, Malang, Selasa (9/7/2024).

“Mendapatkan dua rekor MURI sekaligus merupakan momen berharga bagi seluruh keluarga besar Juragan 99 Trans. Terima kasih kepada MURI atas dua fitur unggulan Juragan 99 Trans yang hari ini mendapat penghargaan dan pengakuan rekor dari MURI. Semoga hal ini menjadi pemicu bagi kami untuk selalu berinovasi dan berkreasi demi terus meraih kepercayaan dan kepuasan pelanggan,” kata Founder Juragan 99 Trans, Gilang di sela acara.

Ia juga menyampaikan, bagi Juragan 99 Trans pelanggan adalah segalanya. Juragan 99 Trans selalu mengutamakan kenyamanan, keamanan dan kepuasan pelanggan dalam melakukan perjalanan. Didukung oleh profesionalitas tim yang ada di dalam PO Juragan 99 Trans.

Bus Juragan 99 bukan sekedar bagus dilihat dari luar, juga memenuhi kaidah yang lebih penting, yakni menjunjung tinggi faktor kenyamanan dan keselamatan penumpang untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Mengenai inovasi, pihaknya memiliki fitur baru yakni entertainment dalam bus. Dalam setiap kabin dilengkapi layar monitor yang dapat memutar youtube, netflix film dan fitur lain yang dikehendaki pelanggan. Seluruh penumpang juga bisa melihat perjalanan bus, melalui kamera CCTV yang ada. Selain fasilitas minuman cokelat, kopi dan teh panas yang ada di bagian belakang bus.

Baca Juga :  Syarat Pemudik di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

“Selama ini orang melihat bus sebagai transportasi level bawah. Saya ingin bus naik kelas sama dengan kereta yang nyaman. Karena itu kami terus berinovasi. Kami juga tidak khawatir dengan adanya kompetitor yang membuat model serupa. Bagi saya kompetitor itu penting untuk meningkatkan layanan inovasi,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Jusuf Ngadri, selaku Direktur Operasional MURI menyampaikan rekor MURI yang diberikan kepada Juragan 99 Trans hari ini adalah bukti dari kreativitas dan inovasi keluarga besar Juragan 99 Trans dalam memberikan kenyamanan penumpang di moda transportasi darat, khususnya bus.

“Setiap hari, MURI menjadi saksi akan prestasi dari anak-anak negeri. Hari ini pun MURI memberikan apresiasi tinggi kepada Juragan 99 Trans sebagai pioneer dalam dunia otobus tanah air. Seperti yang telah kita lihat dalam beberapa waktu terakhir, kompetisi positif di dunia AKAP terlihat jelas dimana satu sama lain saling menunjukkan inovasinya dengan caranya sendiri. Sesuai target konsumen masing-masing,” katanya.

Yusuf menghargai, upaya Juragan 99 Trans untuk selalu berinovasi dan berkreasi dalam rangka meningkatkan kualitas layanannya. Ia berharap agar Juragan 99 Trans dapat terus menjadi trendsetter untuk perusahaan otobus yang lain. Di samping itu, inovasi yang telah dilakukan oleh Juragan 99 Trans, dapat menjadi aturan pemerintah, bahwa hal-hal seperti kenyamanan di dalam bus, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan biologis adalah keharusan untuk diterapkan oleh perusahaan-perusahaan otobus lainnya.

Teranyar, Juragan 99 Trans membuka rute baru Malang – Surabaya – Bogor (PP) yang dilayani dengan tipe bus full sleeper 18 seat bersasis Mercedes-Benz 1626 Air Suspension dengan karoseri Adiputro dan Morodadi.

Hingga saat ini, Juragan 99 Trans memiliki total 30 unit bus AKAP dan pariwisata yang beroperasi, dimana 2 diantaranya melayani rute Malang – Denpasar, 8 unit melayani rute Malang – Tangerang (Poris), 4 unit di rute Malang – Bogor, 2 unit disiapkan untuk rute Malang – Yogyakarta yang akan dibuka pada tahun ini, dan 1 unit bus AKAP cadangan. Untuk reservasi tiket seluruh rute bus Juragan 99 Trans, calon penumpang bisa melakukan pemesanan melalui aplikasi “juragan99trans”. (tqi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.