PLN Resmikan Listrik Desa di Tulungagung

oleh

 

PLN resmikan listrik desa di Dusun Sumber, Desa Tugu, Tulungagung, Jumat (26/11)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebagai upaya tingkatkan rasio desa belum berlistrik dan upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui listrik, PLN resmikan listrik desa di Dusun Sumber, Desa Tugu, Tulungagung, Jumat (26/11). Acara penyalaan ini dihadiri langsung oleh General Manager PLN UID Jawa Timur, Adi Priyanto, Manager PLN UP3 Kediri, Edi Cahyono, Manager PLN UP2K Jawa Timur, Eko Wusono Edi bersama Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

“Alhamdulillah Dusun Sumber, Desa Tugu sekarang telah dilistriki dengan jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 0,959 kms, jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 1.410 kms, 1 buah trafo dengan kapasitas 50 KVA. Program listrik desa ini berasal dari alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk proyek-proyek kelistrikan termasuk didalamnya listrik desa,” terang Adi.

Adi menambahkan Rasio Elektrifikasi di Kabupaten Tulungagung sudah baik yakni mencapai 107,90%. Ia berharap sinergi dan kerjasama Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk mendata warganya yang belum berlistrik agar segera terrealisasi.

Dusun Sumber terletak masuk dalam wilayah kerja PLN ULP Tulungagung yang membawahi 10 kecamatan dan 141 desa dengan jumlah pelanggan 184.383.

Menyambut baik langkah PLN melistriki dusun belum berlistrik di wilayahnya. Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menyampaikan betapa pentingnya listrik bagi kehidupan sehari-hari. “Kami berterimakasih dan mengapresiasi peran PLN dalam penyediaan listrik di Dusun Sumber, Desa Tugu. Mudah-mudahan dengan adanya listrik ini dapat mendorong kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya untuk aktivitas sehari-hari semoga bermanfaat positif,” jelasnya.

Salah satu warga Dusun Sumber, Parni mengungkapkan kegembiraannya atas program listrik desa PLN. “Saya tidak membayangkan akhirnya listrik bisa sampai ke dusun kami, senang sekali rasanya. Sekarang kami bisa menjahit, bertukang, memasak dan aktivitas lainnya dengan listrik, terimakasih PLN,”tuturnya.

Tak hanya di Tulungagung, pada tahun ini, PLN telah melistriki desa-desa dan dusun belum berlistrik dalam program serupa di beberapa wilayah di Jawa Timur seperti Bondowoso, Pacitan, Trenggalek, Bojonegoro, Kediri, Blitar, Gresik, Sumenep, Sampang, Bangkalan, Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, Jember, Lumajang, Ponorogo, Tuban dan Pamekasan. Sementara untuk tahun 2022, PLN akan memfokuskan pada desa-desa belum berlistrik di kepulauan Kabupaten Sumenep.

“Kami juga mengimbau kepada segenap warga untuk mewaspadai bahaya ketenagalistrikan misalnya pohon-pohon produktif yang mengenai jaringan bisa menimbulkan bahaya, oleh karena itu perlu kerjasama untuk aktif melaporkan kepada PLN agar pohon-pohon tersebut bisa dirabas untuk keselematan ketenagalistrikan,” papar Adi.

Pada kesempatan yang sama, PLN UID Jawa Timur juga hadir bersama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN untuk menyalurkan zakat rekan-rekan pegawai kepada yang berhak. Bantuan yang diberikan yakni paket sembako untuk warga masyarakat Dusun Sumber. (kj2)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *