PLN Dukung Tunas Hijau, Berkontribusi Aksi Kelestarian Lingkungan Hidup

oleh

PLN dukung penuh kegiatan Tunas Hijau berikan apresiasi kepada pelajar tingkat SD dan SMP di Surabaya. Apresiasi bertajuk Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup yang berkontribusi terhadap lingkungan

KILASJATIM.COM, Surabaya – Berkontribusi dalam aksi menjaga kelestarian lingkungan hidup, PLN dukung penuh kegiatan Tunas Hijau berikan apresiasi kepada pelajar tingkat SD dan SMP di Surabaya. Apresiasi bertajuk Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup yang berkontribusi terhadap lingkungan diberikan langsung oleh Walikota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Senior Manager Komunikasi Umum PLN UID Jawa Timur, A Rasyid Naja dan Presiden Tunas Hijau, Mochamad Zamroni di Balaikota Surabaya, Selasa (28/9).

Dalam kesempatan tersebut, Rasyid memaparkan visi dan misi yang diemban organisasi Tunas Hijau sejalan dengan transformasi PLN yakni Green.

“Aspek Green, PLN mendukung komitmen pemerintah untuk mencapai 23% porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) pada Bauran Energi Nasional di tahun 2025 sebagai salah satu pemenuhan target Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan Paris Agreement. PLN terus menggencarkan porsi Energi Baru Terbarukan sebagai sumber daya energi. Salah satunya dengan pengolahan sampah menjadi pembangkit seperti di PLTSa Benowo,” terang Rasyid.

Mohamad Zamroni mengapresiasi positif atas dukungan penuh dari PLN.
“Karena PLN program ini bisa mengapresiasi kerja keras adek-adek sekalian. Semoga penghargaan yang diberikan kepada Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup mampu melejitkan semangat untuk terus menerus berkontribusi,terus bergerak setelahnya,” jelasnya.

Tunas Hijau merupakan organisasi lingkungan hidup yang mengajak anak-anak sebagai generasi penerus bangsa untuk peka dan peduli terhadap lingkungan. Rangkaian upaya peduli terhadap lingkungan telah mengantarkan organisasi Tunas Hijau mendapat penghargaan yang membanggakan yakni Kalpataru, pada tahun 2015.

“Kegiatan peduli lingkungan yang diprakarsai Tunas Hijau telah berlangsung sejak tahun 2002, bermula dari penanaman bantaran Sungai di seberang Grand City. Melalui kesungguhan dan komitmen yang kuat dari Tunas Hijau, setiap tahunnya mampu mengedukasi siswa-siswi untuk peka dan peduli terhadap lingkungan. Kami juga mengajak anak-anak untuk sosialisasi ke masyarakat, bukan hanya soal sampah dan tanaman tapi juga aplikasi yang mensolusi masalah kelistrikan yakni PLN Mobile,” imbuh Zamroni.

Saat ini, melalui program-programnya Tunas Hijau telah berhasil mengolah 60 ton sampah organik, 10 ton sampah plastik, 30 ribu liter minyak jelantah, sampah kain, dan menghasilkan beragam produk seperti kompos, pupuk cangkang telur, eco enzyme, cacing, masker, pembalut ramah lingkungan, tas belanja hingga 50ribu tanaman budidaya selama pandemi 2021.

“Pada hari ini kita menyaksikan lahirnya calon pemimpin bangsa yakni Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup, harus terus kita pupuk dan kuatkan semangatnya. Karena untuk ambil bagian menjadi penyelamat lingkungan, sosialisasi ke RW dan kelurahan tidaklah mudah terlepas dari usia dini mereka,” Papar Eri Cahyadi.

Tak hanya itu, Eri pun mengapresiasi peran PLN turut serta berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan berharap dukungan dalam berbagai bidang lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rasyid menyampaikan inovasi PLN untuk meningkatkan layanan terbaik kepada pelanggan melalui PLN Mobile.

“Seperti yang telah disampaikan Pak Zamroni tadi, PLN Mobile menawarkan memudahan dalam satu genggaman, mulai dari pembayaran tagihan, pengaduan, swacam dan masih banyak lainnya. Selain itu, melalui anak perusahaan Icon Plus, PLN meluncurkan Iconnet, solusi layanan internet yang andal (reliable), terjangkau (affordable) dan unlimited yang mampu mendukung aktifitas School from home maupun WFH,” tandas Rasyid. (kj4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *