PLN Bersinergi dengan Pemkab Ngawi Luncurkan Program Elfarm, Dukung Ketahanan Pangan

oleh

PLN UID Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi luncurkan program Elfarm.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebagai upaya ekstensifikasi elektrifikasi di sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan, PLN UID Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi luncurkan program Elfarm.

Senior Manager Niaga PLN UID Jawa Timur, Fintje Lumembang, Manager PLN UP3 Madiun, Moch Rochim bersama Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono meresmikan langsung pengoperasian program ELFRAM (Electricity For Agriculture PLN UP3 Madiun) di Desa Jeblogan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Selasa (26/7).

“Elfarm ini merupakan implementasi program pemasaran PLN UP3 Madiun baik penyambungan sementara, perubahan daya, maupun pasang baru prabayar atau pascabayar sebagai upaya mendukung program pemerintah yaitu ketahanan pangan serta mendukung pelaku usaha agriculture dalam pemenuhan energi guna menurunkan biaya operasional serta meningkatkan benefit usaha,” terang Fintje.

Rochim menambahkan program ini merupakan salah satu langkah PLN dalam mendukung program ketahanan pangan masyarakat, khususnya mendorong tumbuhnya ekonomi nasional. Pada peresmian ini, secara kolektif terdapat 131 pelanggan dengan total daya 827.600 VA yang akan dilakukan pengoperasian.

Hingga Oktober 2021 telah tersambung daya total sebesar 22.307.850 VA dengan pelanggan sejumlah 4.422 yang sudah memanfaatkan program Elfarm di Kabupaten Ngawi.

“Elektrifikasi di sektor pertanian ini terbukti menambah keuntungan berkali lipat dari semula, di Jawa Timur ini kami sedang gencarkan, seperti buah naga, bawang, tambak, pengairan di persawahan, dan lainnya. Kami meyakini sektor pertanian ini akan terus tumbuh untuk menguatkan perekonomian bangsa tentunya,” jelas Fintje.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Ngawi menyampaikan harapannya, semoga sinergitas Pemkab Ngawi dengan PLN terus berlanjut. Ia pun berharap para petani dapat memanfaatkan fasilitas listrik untuk pertanian dengan sebaik-baiknya agar produktivitas padi lebih tinggi dan maksimal. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *