PJT I Dukung Pengembangan Energi Baru Terbarukan

oleh
PJT I akan melibatkan PT PLN sebagai pihak yang akan membeli dan mendistribusikan listrik.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Perum Jasa Tirta (PJT) I, mendukung pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Wonogiri, Sutami, dan Selorejo

Direktur Utama, Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan di Surabaya, Senin (10/2) mengatakan, PLTS terapung Wonogiri kapasitas 200 Megawatt (MW), Sutami dan Selorejo masing-masing 150 MW. “Tahun ini mulai dikerjakan dan bisa selesai tahun 2021 atau maksimal 2022,” kata Raymond

Dikatakan Raymond, untuk proses pengadaan pihaknya akan melibatkan PT PLN sebagai pihak yang akan membeli dan mendistribusikan listrik. Untuk harga listrik Raymond mengaku belum bisa menentukan nilai tepatnya.

BACA JUGA: Bentuk Tim Selam, Jasa Tirta l Gandeng Lanal Malang Uji Kesehatan dan Garjas Personelnya

“Ada HPP atau harga pokok penjualan yang harus disepakati, angka masih tunggu penetapan,” jelasnya.

Raymond menyebutkan, investasi PLTS terapung ini, diperkirakan mencapai Rp 1,8 – 2,5 triliun. Investasi itu untuk membangun PLTS terapung dengan kapasitas 200 MW. “Kita tidak jalan sendiri dan sudah gandeng investor dari Uni Emirat Arab,” kata Raymond.

Ia berharap, dengan adanya PLTS terapung itu dapat menjaga ketahanan energi, mengingat, sampai saat ini, pembangkit listrik masih bahan bakar fosil. “Kami berupaya dengan memanfaatkan bahan bakar baru terbarukan dan ramah lingkungan. Tidak hanya PLTA, yang selama ini dikerjakan PJT I, PLTS juga potensinya cukup besar,” ungkapnya. (kominfo/kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *