Pimpin Apel Pagi, Wali Kota Malang Serahkan Penghargaan

oleh
Wali Kota Malang menyerahkan penghargaan Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 kategori Pemberdayaan Masyarakat yang telah diraih oleh Dinas Perdagangan melalui inovasi Super Pedas kepada Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang.

KILASJATIM.COM, Malang – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji memimpin apel pagi yang digelar di area Taman Rekreasi Kota (Tarekot) Malang yang berada di belakang Balai Kota Malang, Senin (30/12/2019).

Pada kesempatan ini Wali Kota Malang juga menyerahkan beberapa penghargaan, antara lain penghargaan Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 kategori Pemberdayaan Masyarakat yang diraih oleh Dinas Perdagangan Kota Malang melalui inovasi Sepasar Pedas (Sekolah Pasar Pedagang Cerdas).

Sutiaji mengungkapkan Sepasar Pedas adalah inovasi yang memberikan pengetahuan kepada pedagang pasar rakyat berupa pelatihan, pendampingan dan lainya untuk meningkatkan kompetensi.

Dengan memiliki kompetensi dan daya saing yang tinggi, diharapkan pedagang di pasar rakyat mampu bersaing dan memberi kepercayaan kepada konsumen agar tetap berbelanja ke pasar rakyat. “Harapannya pasar rakyat di Kota Malang mampu bersaing di era global,” harap Sutiaji, Senin (30/12/2019).

BACA JUGA: Wali Kota Malang Resmikan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen

Melalui proses seleksi dari ratusan proposal inovasi pelayanan publik dalam Kovablik tingkat Provinsi Jatim, akhirnya Kota Malang masuk sebagai TOP 25 inovasi pelayanan publik. “Ke depan Kota Malang harus terus berbenah dalam memperkaya inovasi dan kreativitas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bumi Arema,” ajak Sutiaji.

Selain itu, Wali Kota Malang juga menyerahkan Buku Himpunan Prestasi Inovasi Pelayanan Publik Kota Malang tahun 2015-2029 kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Malang. Ini adalah bagian dari upaya untuk menginventarisir berbagai prestasi yang selama ini sudah diwujudkan dan ditorehkan Pemerintah Kota Malang.

“Buku ini juga diharapkan dapat menjadi rujukan bagi perangkat daerah lain serta untuk mendokumentasikan inovasi-inovasi pelayanan publik perangkat daerah baik tingkat nasional, provinsi dan Kota Malang,” tegas Sutiaji. (hms/kj15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *