Peternak Lele Kediri Butuh Bantuan Program Kampung Lele  

oleh -324 Dilihat
Anggota Komisi B DPRD Jatim, Chusainuddin. (ist)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur berharap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) memberikan bantuan program kampung Lele kepada peternak lele di Kabupaten Kediri.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Chusainuddin di DPRD Jatim, Kamis (7/11) mengatakan dalam pembahasan RAPBD 2020 Pemprov Jatim akan memberikan bantuan program kampung lele di 14  daerah kabupaten/kota di Jatim. Namun  dalam pembahasan bersama Komisi B DPRD Jatim itu terungkap bahwa Kabuputen Kediri tidak termasuk daerah yang dijadikan pilot

Pihakya juga menjelaskan, Gubernur, Khofifah Indar Parawansa sudah menyapa pelaku usaha budidaya ikan lele organik di Kabupaten Kediri. Khofifah melihat secara langsung warga Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten yang sudah mengembangkan banyak produk olahan pangan dengan bahan dasar lele.

“Bahkan yang sedang ngetren sekarang adalah budidaya di Kediri ini adalah semuanya lele organik, para peternak lele di Kabupaten Kediri ini dananya dari swadaya masyarakat sendiri,” ungkap Chusainuddin memaparkan hasil rapat pembahasan RAPBD 2020 dengan DKP Jatim.

BACA JUGA: Target Kursi DPRD Jatim, Ketua PDIP Jatim : Kita Optimis Dapat 20 Kursi

Ketua Kelompok Rukun Tani Budidaya Lele Organik Kabupaten Kediri, Heru Surawan menerangkan bahwa pihaknya tidak hanya menjual ikan lele segar tapi juga hasil olahan.

“Kami juga mengembangkan olahan lele organik, mulai dari cendol lele, onde-onde lele, nuget lele, dan berbagai olahan makanan lainnya. Sehingga ini menaikkan nilai jual dan pendapatan para pembudidaya ikan lele organik,” ungkap Heru.

Hal ini dilakukan dengan dana swadaya, bukan dari bantuan pemerintah. Oleh sebab itu, Heru berharap Kabupaten Kediri bisa menjadi daerah pilot project program Kampung Lele. “Kami berharap bantuan dari pemerintah Provinsi Jatim,” pungkasnya. (*/kominfo/kj2)

No More Posts Available.

No more pages to load.