Penyelundupan Kayu Jati dan Nyatoh Digagalkan TNI AL dan Gakkum Kehutanan

oleh -569 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – TNI Angkatan Laut (AL) bersama Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) menggagalkan upaya penyelundupan kayu ilegal asal Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Dua kontainer berisi kayu jati dan nyatoh diamankan saat dibawa kapal kargo dan bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Senin (15/9) lalu.

Komandan Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) V, Laksda TNI Ali Triswanto, mengatakan pengungkapan ini berawal dari informasi intelijen kehutanan Bau-Bau mengenai pengiriman kayu tanpa dokumen sah. “Informasi kami terima sejak 9 September. Tim gabungan kemudian melakukan konsolidasi hingga akhirnya memantau kedatangan kapal KM Teluk Flaminggo di Terminal Berlian, Surabaya,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Pemeriksaan dilakukan sejak kapal bersandar hingga proses bongkar muat. Dari hasil pengecekan, petugas menemukan empat kontainer berisi kayu olahan berupa balok dan papan. Namun, dokumen legalitas kayu tidak dapat ditunjukkan pemiliknya. “Pemilik kayu tidak hadir dan hingga kini belum bisa dihubungi,” kata Ali.

Menurutnya, penindakan ini menegaskan komitmen TNI AL bersama instansi terkait dalam menjaga ketertiban hukum di laut maupun pelabuhan. “Kerja sama dengan Kementerian Kehutanan membuktikan pencegahan illegal logging bisa lebih efektif bila dilakukan lintas lembaga,” tambahnya.

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Jabalnusra, Aswin Bangun, menekankan bahwa illegal logging adalah persoalan serius yang merugikan negara sekaligus merusak lingkungan. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi seperti ini sangat penting untuk menekan praktik penebangan liar,” ujarnya.

Kasus ini kini dalam penanganan lebih lanjut. Kayu hasil sitaan diamankan sebagai barang bukti, sementara pemilik kargo masih ditelusuri.(cit)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  Persebaya Siap Curi Poin di Kediri Demi Rebut Posisi Kedua Klasemen

No More Posts Available.

No more pages to load.