Pengusaha Kelahiran Surabaya Bikin Gebrakan Garap Proyek Melbourne Pertama di Pertengahan 2020

oleh -1.359 views

KILASJATIM.COM, Jakarta – Crown Group, pengembang terkemuka Australia yang dinahkodai pria asal Surabaya, Iwan Sunito, pada pertengahan 2020 akan meluncurkan pengembangan hunian pertamanya di Melbourne.Ini Adalah Proyek Hunian Pertama Crown Group Di Luar Kota Sydney Dan menjadi bagian dari rencana ekspansi globalnya dalam 5 tahun kedepan

Proyek tersebut akan melengkapi rencana Pemerintah Victoria untuk berinvestasi lebih dari Rp2 triliun selama dua tahun ke depan untuk menata kembali South bank dan kawasan seni di sekitarnya.

Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group, proyek residensial di South Bank ini telah menerima persetujuan perencanaan awal dari City of Melbourne pada Januari 2019.

“Menara hunian ini terletak di jantung kawasan seni dan hiburan kota Melbourne.
Dua menara yang dibangun itu dirancang oleh Koichi Takada Architects dan diproyeksikan untuk menjadi maha karya desain yang akan menjadi landmark bagi kawasan tersebut. Desain ini Proyek ini merupakan usaha patungan antara Crown Group Sydney dengan pengembang lama yang berbasis Melbourne, G3 Projects,” kata Iwan Selasa (28/01/2020)

Bangunan dua menara hunian dengan 16 dan 14 lantai ini berlokasi di perempatan 175 Sturt Street. Keduanya akan n
menampung 152 unit apartemen mewah dengan satu, dua, dan tiga kamar tidur, serta taman di puncak menara.

Desain yang menarik akan
mengubah wajah Southbank dan melengkapi rencana pembangunan kembali oleh
pemerintah Victoria dan merupakan proyek pengembangan hunian usaha patungan antara Crown Group Sydney dengan pengembang lama yang berbasis Melbourne, G3 Projects.
Sturt Street. Kedua menara ini akan menampung 152 unit apartemen mewah dengan
satu, dua, dan tiga kamar tidur serta taman di puncak menara. G3 Project sendiri telah dikenal dengan berbagai proyek hunian butik canggih di Melbourne.

Menurut Iwan Sunito, kawasan itu dipilih karena sisi timur Southbank berevolusi menjadi daerah kantong yang sangat diinginkan di jantung kawasan seni Melbourne. Jarang ada hunian vertikal mid-rise, yang dekat dengan pusat kota, sehingga menarik bagi keluarga dan profesional muda.

“Hanya dengan tujuh menit berkendara, terdapat lima institusi pendidikan top di
Melbourne: Wesley College, MacRobertson Girls School, Melbourne Grammar,
Melbourne Girls Grammar dan Melbourne High School.
“Hal yang luar biasa dengan lokasi ini adalah bahwa meskipun hanya berjarak 2 km dan tiga halte trem dari CBD, itu tidak akan terasa padat,” kata Iwan Sunito.

Kawasan tetangga Dodd Street juga memiliki hunian vertikal mid-rise yang indah; ini adalah zona pejalan kaki dan terhubung ke Teater Malthouse, Pusat Seni Kontemporer Australia dan
Konservatorium Musik.

Pada bagian lain,  Arsitek Koichi Takada mengaku bangunan itu diinspirasi oleh gambar seni untuk menghadirkan desai dua menara putih melengkung yang mencolok. Di kawasan ini akan berdiri NGV Contemporary yang baru, ikon seni baru untuk Melbourne dan galeri seni dan desain kontemporer terbesar di Australia.

Proses konstruksi bangunan itu sendiri akan dimulai pada 2021. Proyek ini diakui telah memberi kepercayaan diri untuk dapat menghadirkan proyek hunian yang memungkinkan investor untuk meraih potensi peningkatannya.

Para penghuni nantinya akan memiliki akses ke fasilitas bergaya resor khas Crown Group, yang meliputi lounge dan taman di puncak gedung, teater, area bermain anak-anak, gym, dan kolam renang. Juga akan ada kafe di lantai dasar dan parkir untuk 140
mobil dan 40 sepeda di podium empat tingkat. (kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.