Pemkab Lumajang Labeli Rumah Penerima PKH  

oleh
Bupati Lumajang melebeli rumah warga penerima PKH.

KILASJATIM.COM, Lumajang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memberi label dengan tulisan Keluarga Miskin atau Keluarga Kurang Mampu di rumah keluarga penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dan Indah Amperawati turut melabeli dengan tulisan yang dicetak melalui cat semprot di dinding rumah penerima bantuan PKH di Kelurahan Jogotrunan, Rabu (11/12/2019).

“Kita mengidentifikasi memberi label ini juga kalau ada yang tidak tepat sasaran, artinya orang mampu yang mendapatkan progam-program PKH tentu teridentifikasi oleh sekelilingnya, harapan kita mereka segera mundur dan bisa segera diberikan kepada yang berhak,” jelas Cak Thoriq.

Bupati menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengatasi salah sasaran penerima PKH yang banyak dilaporkan oleh masyarakat. Ia mengajak kesadaran masyarakat yang merasa mampu untuk segera mengundurkan diri agar bisa disalurkan kepada warga yang benar–benar membutuhkan.

BACA JUGA: Inovasi INCAR Diharapkan Mampu Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lumajang

“Ayo yang merasa mampu dan mendapatkan bantuan dari PKH, harapan saya untuk mengundurkan diri, supaya betul–betul bantuan dari pemerintah ini tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bunda Indah menjelaskan bahwa identifikasii penerima bantuan ini juga akan dilakukan kepada penerima bantuan sosial yang dianggarkan Pemkab Lumajang. Bunda Indah menginstruksikan kepada Pendamping PKH agar dilakukan verifikasi ulang dan dilaporkan apabila ada masyarakat yang telah mengundurkan diri dari penerima PKH.

“Jadi di beberapa dana bantuan sosial yang dianggarkan di APBD juga sama, kita juga akan identifikasi, untuk PKH dan BPNT, bagi masyarakat yang sudah mampu dan menyatakan mundur karena tidak lagi mau menerima bantuan, Pemekab Lumajang, Pak Bupati akan memberikan piagam ucapan terima kasih tentu disertai doa rejekinya semakin melimpah,” ujarnya.

BACA JUGA: Ngokop Sewu Gelas, Wadah Kenalkan Kekhasan Kopi Lumajang

Bunda Indah berharap dengan semakin menurunnya jumlah penerima PKH maka akan diikuti dengan menurunnya angka kemiskinan di Kabupaten Lumajang. “Pasti karena itu identifikasi dan indikasi kemiskinan itu berkurang,” pungkasnya.

Pelabelan rumah warga penerima bantuan PKH ini nantinya akan dilanjutkan ke desa/kelurahan yang lain, hingga semua rumah keluarga penerima PKH terlabeli. (kominfo/kj12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *