Pemerintah Targetkan Zero ODOL pada 2027, Tak Berdampak Signifikan pada Inflasi

oleh -494 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mencapai target zero over dimension over loading (ODOL) atau bebas truk kelebihan dimensi dan muatan pada tahun 2027. Kebijakan ini diyakini tidak akan memicu lonjakan inflasi, bahkan berpotensi mendorong efisiensi logistik dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) di wilayah Jakarta dan Jawa Barat, penerapan kebijakan zero ODOL diperkirakan hanya akan menaikkan biaya logistik sebesar 3,3%. Kenaikan itu utamanya disebabkan oleh faktor kenaikan harga bahan bakar, tarif tol, sewa truk, dan perawatan armada.

“Dampaknya terhadap inflasi sangat kecil, hanya berkisar 0,02% hingga 0,14%, bahkan diiringi dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,06%–0,08%,” ujar Aan dalam keterangan tertulis, Minggu (26/10/2025).

Ia menegaskan, kekhawatiran publik terhadap dampak ekonomi dari penerapan kebijakan ini tidak terbukti. Sebaliknya, hasil survei menunjukkan bahwa penerapan zero ODOL justru akan menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan menguntungkan para pengusaha logistik.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Justru ini akan membuat perekonomian bergairah karena kendaraan yang sesuai standar akan lebih efisien, aman, dan bernilai ekonomi lebih tinggi,” kata Aan.

Selain faktor ekonomi, survei BPS juga mengungkap manfaat sosial dan infrastruktur yang signifikan dari penerapan kebijakan tersebut. Zero ODOL diprediksi mampu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan logistik hingga 22,4%, serta menciptakan efisiensi dan penghematan infrastruktur sebesar Rp1,4–2,8 triliun per tahun.

Truk ODOL selama ini tercatat sebagai penyebab kecelakaan tertinggi kedua setelah sepeda motor, dengan kontribusi antara 10–12% dari total kasus kecelakaan di jalan.

Baca Juga :  Sentra IKM Batik Kota Mojokerto Diresmikan, Pj. Wali Kota Ali Berharap jadi Pengungkit Ekonomi

“Mari kita sukseskan Zero ODOL pada 2027. Dengan niat baik, kita bisa menyelamatkan korban lalu lintas — karena satu nyawa pun terlalu berharga untuk hilang,” tegas Aan.

Pernyataan tersebut disampaikan Aan saat memberikan pengarahan umum dalam Focus Group Discussion (FGD) Rencana Aksi Nasional Penanganan Kendaraan Lebih Dimensi dan Lebih Muatan di Surabaya, Jawa Timur.

Ia menutup arahannya dengan menyerukan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan target nasional tersebut. “Saya mengajak seluruh pihak, termasuk asosiasi transporter, pengusaha logistik, dan para pengemudi, untuk bersama-sama berkomitmen merealisasikan Zero ODOL di tahun 2027. Ini tidak bisa ditunda lagi, karena dampaknya luar biasa bagi keselamatan dan masa depan transportasi kita,” pungkasnya.(ara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.