Pasca Temuan PSK di Bawah Umur di Eks Dolly, Pemkot Pastikan Pendampingan Secara Inetnsif

oleh -647 Dilihat
Foto: Dok Suasana eks Dolly di malam hari/kilasjatim

KIALSJATIM.COM, Surabaya – Seorang anak perempuan berusia 16 tahun berinisial DV terjaring razia di eks lokalisasi Dolly, Putat Jaya Timur, Surabaya. DV diketahui baru sekitar tiga bulan dieksploitasi sebagai pekerja seks setelah direkrut seorang muncikari.

Kepala DP3APPKB Surabaya, Ida Widayati, mengatakan DV terjerumus karena kebutuhan ekonomi. Ia tinggal bersama kakaknya, sementara ibunya bekerja di Taiwan dan ayahnya di Bojonegoro.

“Orang tuanya tidak mengirimkan biaya yang cukup. Dari situ dia mencari jalan pintas dan direkrut muncikari,” kata Ida dalam keterangannya dikutip Jumat (21/11/2025).

Ida menjelaskan DV hanya menerima Rp150.000 dari tarif Rp350.000 per pelanggan. Sisanya diambil muncikari yang mempekerjakannya.

Setelah terjaring razia, DV langsung dibawa ke shelter Pemkot Surabaya. Ia sempat mengalami syok, namun kini mendapat pendampingan psikologis dan pemeriksaan kesehatan.

“Hasil tes HIV-nya negatif, dan pendampingan psikologi terus berjalan untuk memulihkan kepercayaan dirinya,” ujar Ida.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga terkait dugaan prostitusi yang kembali terjadi di kawasan eks Dolly. Polrestabes Surabaya lalu menggelar operasi pada Sabtu (15/11/2025) dini hari.

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra menyebut empat orang diamankan dalam razia tersebut, terdiri dari dua muncikari dan dua pekerja seks. Salah satunya adalah DV yang masih di bawah umur.(cit)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  Milad ke-23, PKS Kembali Tegaskan Komitmen Mengabdi untuk Rakyat

No More Posts Available.

No more pages to load.