‘Pangku’ Sabet Film Cerita Panjang Terbaik FFI 2025

oleh -814 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Film ‘Pangku’ meraih penghargaan Film Cerita Panjang Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Kemenangan ini sekaligus menandai keberhasilan debut Reza Rahadian sebagai sutradara film panjang, setelah selama bertahun-tahun dikenal sebagai aktor papan atas.

‘Pangku’ menjadi proyek pertama Reza di balik kamera. Ia juga menulis naskah film ini bersama Felix K. Nesi, penulis peraih SEA Write Award 2020. Kolaborasi keduanya melahirkan cerita dengan kedalaman emosi dan kritik sosial yang kuat.

Sebelum meraih penghargaan FFI, film ini lebih dulu tayang di Busan International Film Festival 2025 dan mendapatkan sambutan hangat dari penonton maupun kritikus. Tema yang diusung—kehidupan perempuan pesisir—menjadi kekuatan utama yang membuat film ini terasa dekat dengan realitas sosial.

‘Pangku’ diperkuat deretan aktor ternama Claresta Taufan, Christine Hakim, dan Fedi Nuril sebagai pemeran utama. Akting intens ketiganya mempertebal lapisan emosional dalam film.

Cerita berpusat pada Sartika, perempuan muda yang sedang hamil dan memilih meninggalkan kampung halamannya demi memberi masa depan lebih baik untuk anaknya. Di pesisir Pantura, ia bertemu Maya, pemilik kedai kopi sederhana yang merawatnya dan membantu proses persalinannya.

Konflik muncul setelah Sartika melahirkan. Maya membujuknya untuk bekerja di kedai sambil menemani pelanggan dan memangku mereka saat menyajikan kopi—sebuah pilihan pahit yang membuat Sartika dihadapkan pada dilema hidup. Pada masa inilah Sartika bertemu Hadi, sopir truk ikan, yang kemudian membuka secercah harapan baru.

Hubungan Sartika dan Hadi menambah dinamika cerita yang sarat dilema moral. Perjalanan hidup Sartika mencerminkan perjuangan perempuan yang bertahan dalam kerasnya realitas sosial.

Reza Rahadian mengatakan ‘Pangku’ terinspirasi dari pengalaman personal dan ia mendedikasikannya untuk perempuan yang memperjuangkan keluarga dalam keterbatasan. Baginya, film ini adalah bentuk penghormatan kepada keteguhan seorang ibu tunggal yang bertahan di tengah tekanan ekonomi dan sosial.

Baca Juga :  Homecoming Day Universitas Indonesia BNI & UI Kembangkan Aplikasi UI Connect

Dengan tema kuat dan pendekatan sinematik yang intim, ‘Pangku’ menjadi salah satu film Indonesia yang paling layak ditonton tahun ini. Ceritanya menyajikan potret perempuan pesisir dari sudut pandang yang hangat, jujur, dan menyentuh.(ara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.