Optimalkan Potensi Dana Wakaf, Sun Life Indonesia Gandeng BWI

oleh -1.440 views

 

Norman Nugraha, Chief Sharia Business PT Sun Life Financial Indonesia (tengah) bersama Ust. Ahmad Ahidin Direktur Eksekutif Wakaf Al-Azhar dan Rama Wijaya, Direktur Baitul Wakaf (kanan) usai penandatanganan kerjasama di Jakarta Senin (09/03/2020)

 

KILASJATIM.COM, Jakarta – PT Sun Life Financial Indonesia (“Sun Life Indonesia”) bekerja sama dengan dua pengelola aset wakaf (nazhir)
terpercaya: Wakaf Al-Azhar dan Baitul Wakaf.

Norman Nugraha, Chief Sharia Business PT Sun Life Financial Indonesia menyatakan, sebagai pionir di industri asuransi syariah tanah air, Sun Life berkomiten untuk terus memberikan
layanan dan produk asuransi berbasis syariah yang lengkap, serta memfasilitasi masyarakat
dalam melakukan ibadah wakaf.

“Kerja sama yang kami jalin bersama Wakaf Al-Azhar dan Baitul Wakaf menjadi bagian dari upaya kami dalam menghadirkan pilihan yang lebih luas bagi para nasabah dalam menyalurkan dana wakaf mereka, sekaligus mendukung upaya pemerintah
dalam mengoptimalkan potensi dana wakaf di Indonesia,” ujarnya dalam acara MoU bersama Ust. Ahmad Ahidin Direktur, Eksekutif Wakaf Al-Azhar dan Rama Wijaya, Direktur Baitul Wakaf.

Pada kesempatan tersebut Rama Wijaya, menyampaikan, meski potensi wakaf di Indonesia demikian besar, masih terdapat sejumlah kendala yang
menghambat perkembangannya. Literasi masyarakat seputar wakaf masih sangat rendah, dan masih terbatas pada tiga M: Masjid, Madrasah dan Makam.

“Dengan menjalin kemitraan dengan perusahaan pengelola keuangan berbasis syariah seperti Sun Life Indonesia, kami berharap dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat akan manfaat dari wakaf, sekaligus memfasilitasi masyarakat dalam menyalurkan dana wakaf mereka,” jelas Rama seraya menambahkan dana yang
terkumpul nantinya akan disalurkan oleh Baitul Wakaf untuk berbagai program, di antaranya: program pendidikan daerah 3 T (terpencil, terluar dan tertinggal), dakwah daerah 3T, sosial dan bencana, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi mikro.

Data Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyebut saat ini potensi wakaf uang di Indonesia mencapai Rp188 triliun setiap tahunnya. Sayangnya, saat ini potensi wakaf yang terealisasi baru sekitar
Rp400 miliar. Artinya, potensi pemanfaatan dana wakaf untuk mendukung pertumbuhan
ekonomi dan kemaslahatan masyarakat masih sangat besar. Pemerintah sendiri melalui Kementerian Agama terus mendorong pemberdayaan wakaf produktif untuk meningkatkan
kesejahteraan bangsa.

Melihat kondisi ini, sejak 2017 lalu, Sun Life menginisiasi penambahan
fitur wakaf bagi para pemegang polis asuransi syariah. Gagasan Sun Life ini juga memperoleh dukungan dan pengawasan langsung dari DSN-MUI.

Sambutan positif dari kemitraan ini juga disampaikan Ust. Ahmad Ahidin Direktur Eksekutif Wakaf Al-Azhar. penghimpunan dana yang baik, serta manajemen wakaf yang tepat
sasaran dan efektif, menjadikan wakaf sebagai salah satu instrumen yang berpotensi dalam pengembangan ekonomi dengan cara menciptakan aset-aset produktif yang dapat
dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan umat.

” Inilah mengapa kami menyambut baik
kerja sama yang terjalin dengan Sun Life. Nantinya, dana wakaf yang dihimpun dari Sun Life Indonesia akan kami alokasikan untuk pendirian Rumah Gemilang Indonesia (RGI) di Lampung, yang berfokus pada pendidikan tenaga siap kerja bagi kaum dhuafa. Dengan demikian, kami
berharap melalui kolaborasi ini, kami dapat menyalurkan dana wakaf dengan tepat sasaran, sehingga kami dapat mencetak tenaga yang produktif dan siap untk bersaing,” imbuhnya. (kj7)

No More Posts Available.

No more pages to load.