Mufti Anam Sosialisasikan Peran BUMN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional 

oleh -126 Dilihat

 

KILASJATIM.COM, PASURUAN – Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, Mufti Anam, mendorong badan usaha milik negara (BUMN) untuk terus mengakselerasi kinerja guna memulihkan ekonomi nasional. Mufti optimistis, BUMN bisa semakin meningkatkannnya peran dalam membantu ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini.

”BUMN memiliki peran yang strategis, kontribusi yang cukup besar, dalam perekonomian nasional. Terutama dalam konteks pemulihan ekonomi saat ini, BUMN tampil cukup baik dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Mufti saat menggelar sosialisasi ”BUMN sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional” di Pasuruan, Minggu (12/12/2021). Kegiatan sosialisasi itu diikuti oleh para perwakilan masyarakat dari sejumlah kecamatan di Pasuruan.

Mufti mengatakan, BUMN telah berkontribusi hingga Rp 3.282 triliun kepada penerimaan negara dalam beberapa tahun terakhir, baik itu dalam bentuk dividen, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan pajak.

”Kontribusi dana dari BUMN itu kemudian digunakan pemerintah untuk membiayai pembangunan, seperti membangun jalan, menggaji guru, memperbaiki Puskesmas, membiayai pendidikan, dan sebagainya,” jelas mantan ketua HIPMI Jawa Timur tersebut.

Selain berperan dari sisi ekonomi, di masa pandemi, BUMN juga berjibaku dalam melindungi masyarakat. Di antaranya dengan bergerak menyediakan vaksin Covid-19 untuk melindungi warga Indonesia. Saat ini telah lebih dari 100 juta orang divaksin dosis lengkap.

”BUMN juga terlibat dalam riset vaksin dalam negeri yang akan digunakan pada tahun 2022. Ini merupakan kolaborasi BUMN dan para peneliti nasional,” papar Mufti dalam presentasinya yang disimak serius oleh warga.

Dia menambahkan BUMN telah menunjukkan peran yang strategis dalam pembangunan infrastruktur antara lain membangun jalan tol, bandara/pelabuhan, jalur/stasiun kereta api, melaksanakan program 35 gigawatt, dan menciptakan satu harga BBM di seluruh Indonesia.

”BUMN juga mempekerjakan ratusan ribu orang di seluruh kelompok usahanya, dan bahkan mencapai jutaan orang dengan seluruh ekosistem penunjangnya. Di masa pandemi, tentu hal itu sangat membantu masyarakat yang perekonomiannya sedang sulit,” jelasnya.

Yang tidak kalah penting, sambung dia, BUMN juga mendampingi UMKM untuk tetap eksis dan bergeliat di masa pandemi. Di antaranya dengan instrumen Pasar Digital (Padi) UMKM di mana para pelaku UMKM bisa terlibat dalam pengadaan yang dibutuhkan oleh BUMN.

”Platform ini sudah menghasilkan transaksi triliunan rupiah bagi UMKM yang produk atau jasanya dibeli oleh BUMN. Ini kesempatan bagi UMKM di seluruh daerah untuk bisa berkembang,” jelas Mufti. kj4

No More Posts Available.

No more pages to load.