Menteri PU Tinjau Proyek Duplikasi Jembatan Manyar, Target Beroperasi Awal Desember

oleh -631 Dilihat

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo (kiri) bersama Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Javid Hurriyanto (kanan) saat meninjau progres pekerjaan Duplikasi Jembatan Manyar No. 10B di Kabupaten Gresik, Jawa Timur

KILASJATIM.COM, Gresik – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan percepatan penyelesaian proyek Duplikasi Jembatan Manyar No.10B di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Jembatan tersebut disebut sebagai infrastruktur strategis untuk memperkuat konektivitas kawasan industri dan jalur logistik nasional.

Dody mengingatkan pelaksanaan pekerjaan konstruksi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena lokasi jembatan berada di jalur logistik yang sering dilalui kendaraan angkutan berat. “Mohon berhati-hati dalam membangun, karena ini juga jalur alternatif sehingga banyak kendaraan overload yang lewat. Tolong diperhatikan juga kabel fiber optik dan utilitas lainnya, jangan sampai putus atau mengganggu layanan kepada masyarakat,” ujarnya saat meninjau progres pekerjaan, Jumat (14/11/2025).

Ia juga meminta pengelolaan lalu lintas diperketat selama proses pembangunan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. “Mohon diperhatikan agar jangan sampai mengganggu aktivitas lalu lintas dan kenyamanan masyarakat,” imbaunya.

Duplikasi Jembatan Manyar memiliki panjang bentang 80 meter dan dibangun untuk meningkatkan kapasitas jalan nasional serta melancarkan arus distribusi logistik. Jembatan ini juga mendukung konektivitas Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) serta jalur logistik Jalan Lintas Utara (Pantura) Jawa Timur.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali, Javid Hurriyanto, menyampaikan kontrak pekerjaan berlangsung hingga akhir Desember 2025 dengan nilai anggaran Rp27,819 miliar. Namun, pihaknya mempercepat pekerjaan agar jembatan dapat segera dimanfaatkan. “Target kami sebenarnya pada akhir Desember 2025, tapi kami percepat agar penyelesaian dapat lebih awal. Untuk progres fisiknya saat ini sudah sekitar 73,608% dan dalam waktu dekat akan dilakukan pengecoran,” jelasnya.

Baca Juga :  Serbia, Panama dan Kuwait Aksesi TAC

Javid menargetkan jembatan bisa dioperasikan pada awal Desember sehingga dapat dilalui saat momen Natal dan Tahun Baru. Dengan percepatan ini, pemerintah optimistis jembatan akan memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat dan kelancaran jalur logistik nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.