Mensos Saifullah Yusuf Pastikan Semua Biaya Korban Runtuhan Ponpes Ditanggung Pemerintah

oleh -578 Dilihat
Mensos Saifullah Yusuf menjenguk korban selamat dan memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung pemerintah. (Foto: Tama/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Proses evakuasi korban runtuhnya bangunan mushola di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, masih berlangsung. Tim gabungan kembali berhasil mengevakuasi enam santri dari bawah timbunan beton, meski satu di antaranya ditemukan meninggal dunia.

Dengan tambahan ini, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai 108 orang. Salah satu korban selamat, Haikal, langsung dirawat di RSUD RT. Notopuro Sidoarjo.

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Bupati Sidoarjo Subandi datang langsung ke rumah sakit tersebut pada Rabu malam. Mensos menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi terhadap kerja keras tim evakuasi.

“Saya mengapresiasi kerja sama semua pihak, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan. Gotong royong mereka membuat hal yang sulit bisa teratasi,” kata Saifullah Yusuf usai menjenguk korban selamat, Rabu (1/10/2025) malam.

Mensos juga menyaksikan betapa rumitnya proses evakuasi. Ia mencontohkan, upaya menyelamatkan Haikal yang semula diperkirakan butuh dua jam, ternyata baru selesai delapan jam kemudian.

Pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan optimal tanpa terbebani biaya. Pasien yang dirawat di rumah sakit swasta akan ditanggung Pemprov Jatim, sedangkan yang dirawat di RSUD RT. Notopuro menjadi tanggungan penuh Pemkab Sidoarjo.

Selain itu, Kementerian Sosial akan memberikan santunan bagi para korban. Ahli waris korban meninggal mendapat bantuan Rp15 juta, sementara santri yang luka-luka akan memperoleh bantuan minimal Rp5 juta, dengan kemungkinan tambahan sesuai kondisi.

Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, seluruh biaya pengobatan korban di RSUD Notopuro ditanggung pemerintah daerah.

“Semua korban, baik yang punya BPJS maupun tidak, akan kami cover penuh,” ujarnya.

Baca Juga :  Dukungan XL Axiata ke  BNPB Tangani COVID-19, Gratiskan Akses Komunikasi

Kasus runtuhnya mushola Ponpes Al Khoziny kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah. Selain memastikan korban tertangani, pemerintah juga menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam menghadapi musibah besar.(TAM)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.