Menko Airlangga Pantau Harga Minyak Goreng di Pasar Wonokromo, Berupaya Tekan Harga Di Kisaran Rp 14 ribu/liter

oleh -130 Dilihat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memantau harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Surabaya. 

KILASJATIM.COM, Surabaya –Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memantau harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Surabaya, dengan mendatangi setiap pedagang dan menanyakan langsung kepada pembeli terkait fluktuasi harga di pasar itu.

“Dalam tinjauan pasar hari ini, kami mengecek harga operasi pasar, khususnya minyak goreng. Tujuannya untuk mendukung kebijakan pemerintah menekan harga minyak goreng hingga level Rp14.000,” kata Airlangga ditemui di Pasar Wonokromo, Surabaya, Kamis.

Dalam tinjauan di Pasar Wonokromo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto didampingi Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim, Drajat Irawan.

Airlangga mengatakan, selain minyak goreng, operasi pasar juga digelar dengan menjual komoditas lain, seperti beras, telur, bawang yang didukung oleh Bulog serta pemegang kebijakan di Jawa Timur.

Ia berharap, dengan adanya regulasi yang mengatur harga diharapkan dalam pekan depan sudah banyak harga minyak di level Rp14.000, sebab masih ditemukan minyak goreng dengan harga di atas yang ditentukan.

“Mudah-mudahan minggu depan akan banyak minyak goreng di level Rp14,000 melalui kebijakan stabilisasi harga dengan menggelar operasi pasar,” katanya.

Salah satu pedagang Pasar Wonokromo, Musdalifa mengakui harga minyak goreng yang dijual pedagang bervariasi, namun rerata harga berada di atas Rp20.000.

Musdalifa yang juga sempat ditemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di stand Pasar Wonokromo menyebut, harga minyak goreng yang dijual pedagang antara Rp22.000 hingga Rp26.000 untuk kemasan 2 liter.

“Untuk hari ini yang membeli minyak goreng dan masuk ke dalam Pasar Wonokromo masih sepi mas, sebab pembeli terserap oleh operasi pasar yang digelar pemerintah di luar pasar, dengan harga rerata Rp14.000,” kata pedagang yang sudah belasan tahun di Pasar Wonokromo . (kj2)

No More Posts Available.

No more pages to load.