Mengintip Hotel-hotel Bersejarah di Jawa Timur

oleh -2228 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Provinsi Jawa Timur memiliki ragam wisata alam yang indah membentang, sekaligus wisata sejarah yang banyak menceritakan perjalanan Indonesia.

Berdasarkan ragam informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, daerah Jawa Timur khususnya Surabaya dan Malang menyimpan banyak kisah cerita. Kisah-kisah itu pun terwujudkan dalam bangunan bersejarah yang masih eksis sampai sekarang. Beberapa bangunan itu beralih fungsi sebagai penginapan.

Berikut serangkaian hotel bersejarah yang bisa kamu datangi jika sedang berada di Jawa Timur.

1. Hotel Majapahit, Surabaya

Bangunan ini sudah ada sejak 1910 dengan nama Oranje Hotel. Gedung hotel ini dibangun oleh orang Armenia bernama Lucas Martin Sarkies. Arsitektur hotel ini mulai membangun dan mengambil inspirasi bangunan dengan gaya art deco pada 1936.

Ketika era Jepang menguasai Nusantara, hotel ini sempat berubah nama menjadi Yamato Hoteru.

Alasan penting Hotel Majapahit menjadi hotel bersejarah, karena di gedung ini terjadi peristiwa perobekan bendera Belanda. Tepatnya pada 19 September 1945, Mastiff Carbolic mengibarkan bendera Belanda.

Melihat hal itu masyarakat Indonesia marah kemudian menaiki hotel dan menurunkan bendera Belanda tersebut dan merobek bagian birunya. Masyarakat lalu mengibarkan kembali bagian bendera berwarna merah putih.

Selain itu salah satu kamar yang ditawarkan hotel bersejarah di Indonesia ini adalah “Kamar Merdeka” yang merupakan kamar yang pernah ditinggali oleh aktor Charlie Chaplin pada1936.

2. Hotel Horrison Arcadia, Surabaya

Hotel ini berlokasi di Jalan Rajawali No. 9-11, Ampel, Surabaya. Hotel ini awalnya merupakan kantor perusahaan gula pada zaman Hindia Belanda.

Gedung yang berdiri sejak 1916, kini difungsikan sebagai hotel yang masih beroperasi hingga saat ini.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Tercukupi Hingga Lebaran

Meskipun sudah terdapat renovasi dan penambahan bangunan baru, bagian depan Hotel Horison Arcadia masih bangunan asli dengan fasad khas yang sangat ikonik.

3. Hotel Pelangi, Malang

Gedung ini berdiri pada 1916 dengan nama Palace Hotel. Hal itu mendorong hotel ini menjadi salah satu hotel tertua di Indonesia.

Sebelumnya hotel ini bernama Hotel Asoma pada masa pendudukan Jepang, lalu dberubah nama menjadi Hotel Pelangi pada 1953.

4. Hotel Niagara Lawang, Malang

Hotel Niagara berdiri sejak 1890an, di Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pada masa penjajahan Belanda, Lawang dikenal sebagai kota peristirahatan karena udara yang sejuk.

Hotel ini pun awalnya adalah sebuah vila milik keluarga Liem Sian Joe, yang dirancang seorang Arsitek Brasil bernama Fritz Joseph Pinedo.

Arsitek ini pula yang membidani bangunan CCCL Surabaya alias Pusat Kebudayaan Perancis.

Sayangnya, tempat ini hanya ditinggali keluarga Liem Sian Joe sampai 1920, karena mereka memutuskan menetap di Belanda.

Pada 1960, bangunan dini dibeli pengusaha Surabaya, Ong Kie Tjai, dan berubah nama menjadi Hotel Niagara. Hotel Niagara banyak menyimpan kisah mistik bagi sebagian pengunjung yang pernah merasakan menginap di hotel ini. (bbs/bkj)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.