Manfaat Konsumsi  PRO EM1 Dalam Memitigasi Efek Buruk Infeksi COVID-19, Apa Saja ? KILASJATIM.COM, Surabaya

oleh

Direktur PT AMA, Recta Geson saat memaparkan cara kerja ProEM-1 terhadap organ dalam  tubuh kita 

KILASJATIM.COM, Surabaya –  Banyak yang masih menyangsikan dan belum tahu manfaat mengkonsumsi minuman suplemen kesehatan probiotik PRO EM-1. Untuk mengetahui lebih jelas khasiat kandungan di dalam suplemem tersebut dan sekaligus manfaatnya untuk kesehatan tubuh ada baiknya kita mengetahui lebih detilnya.

Direktur PT AMA, Recta Geson menjelaskan, Pro EM-1
diproduksi oleh PT Agro Mitra Alimentare (AMA) di Malang ini
mampu memitigasi semua efek buruk yang diderita pasien akibat infeksi Covid-19.

Kandungan Pro EM-1 terdapat empat fase kinerja suplemen kesehatan dalam menyembuhkan pasien Covid-19 setelah meminum suplemen berbentuk cair ini.

‘Pertama, saturasi oksigen drop karena terjadi pneumonia, radang pada paru-paru. Radang pada paru mengakibatkan terjadinya edema sehingga pertukaran gas dalam gelembung paru atau alveolus terganggu. Oksigen dari udara sekitar atau bahkan pada pneumonia berat dipompa dari ventilator pun tidak dapat diserap. Dalam kondisi ini usus menggantikan paru. Oksigen diproduksi dan diserap oleh usus. Phototrophic Bacteria yang merupakan salah satu konten multistrain probiotik dalam PRO EM-1 bisa memproduksi oksigen selama 24 jam dan membersihkan gas dan zat beracun dalam usus,” ujar Recta, Sabtu (24/7/2021).

Kedua, Biosurfactant yang terkandung PRO EM-1 mampu merusak dinding dan spike protein atau duri coronavirus.
Dalam hal itu, ketika terjadi kontak dengan PRO EM-1 dinding dan duri coronavirus varian apapun yang selalu terdiri dari lemak dan protein. Apabila terjadi penyabunan oleh biosurfaktan, maka lemak yang dimiliki Virus Corona akan larut, sehingga dinding virus bocor dan durinya rontok.

“Biosurfaktan yang terkandung dari suplemen kesehatan pro-em1 mampu menginaktivasi (menonaktifkan) semua varian Coronavirus. Oleh karena itu dengan menyemprot PRO EM-1 pakai nano spray akan terjadi inaktivasi coronavirus yang berada dalam saluran pernafasan sampai paru. Sedangkan dengan cara diminum, maka coronavirus dalam darah sampai organ kita tidak aktif lagi,” urainya.

Ketiga, PRO EM-1 mengandung Antiinflamasi yang kuat meredakan peradangan hebat akibat badai sitokin.

“Empat senyawa seperti gingerin, embelin, 16 alpha-dehydroxysterone, diallyl sulfide yang mampu mencegah terjadi badai sitokin penyebab peradangan hebat. Diketahui, badai sitokin pada paru mengakibatkan terjadinya ARDS atau gagal nafas,” papar Recta.

Keempat, dalam uji klinik yang dilakukan di RSUD Dr. Soetomo terbukti PRO EM1 memodulasi respon imun/sitokin menjadi seimbang. Yakni antara sitokin proinflamasi dengan sitokin antiinflamasi.

Seperti kita ketahui bahwa infeksi COVID-19 memakan korban pada orang yang memiliki masalah respon imun. Pada orang dengan masalah respon imun rendah (sitokin antiinflamasi dominan), maka coronavirus berbiak menjadi banyak tidak terkendali sehingga mengakibatkan infeksi hebat penyebab kerusakan paru-paru dan organ lain.

“Pada orang dengan respon imun berlebihan (dominasi sitokin proinflamasi) akan terjadi badai sitokin setelah terpapar coronavirus.  Peradangan yang hebat akan merusak paru-paru dan organ lain. Sedangkan pada orang yang memiliki respon imun seimbang akan bisa hidup damai berdampingan dgn COVID-19.   Apabila terpapar coronavirus tidak terjadi keradangan hebat akibat badai sitokin dan tdk terjadi infeksi hebat karena

Sitokin proinflamasi yang dimodulasi PRO EM1 akan mengaktivasi NKCell untuk mencari dan memfagositosis coronavirus,” jelas Recta panjang lebar.  (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *