Luno Gencar Edukasi  Investasi Aset Kripto, di Indonesia Pelanggan Meningkat 15,2%

oleh -200 Dilihat

Aditya Wirawan, Interim Country Manager Luno Indonesia saat memberikan edukasi inveatasi kripto kepada media di Surabaya Rabu (15/4/2024) 

KILASJATIM.COM, Surabaya – Luno, aplikasi investasi aset kripto global yang berkomitmen menyediakan platform yang aman untuk membeli, menyimpan dan mempelajari kripto, terus berkomitmen untuk memperkuat literasi kripto di Indonesia.

Salah satu bentuk komitmen tersebut ditunjukkan dengan  rangkaian inisiatif program edukasi untuk meningkatkan literasi kripto, khususnya bagi para jurnalis di beberapa daerah di Indonesia.

Program edukasi yang bertajuk “LUNO CRYPTO TALK: Mengupas Tuntas Mitos-mitos Seputar Bitcoin dan Aset Kripto”, digelar dalam rangka mendukung program Bulan Literasi Kripto 2024 yang diinisiasi oleh Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo – ABI) dengan berkolaborasi bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Aditya Wirawan, Interim Country Manager Luno Indonesia mengatakan, bulan Literasi Kripto merupakan momentum yang tepat untuk terus meningkatkan edukasi dan literasi masyarakat terhadap investasi aset kripto.  Luno Indonesia berkomitmen untuk aktif berpartisipasi dan mendukung kegiatan Bulan Literasi Kripto melalui berbagai inisiatif yang diharapkan dapat membangun pemahaman yang kuat terhadap industri kripto serta memastikan cara berinvestasi yang aman untuk inklusi finansial, sambil mendorong pemberdayaan teknologi di Indonesia.

‘Upaya ini dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, dalam hal ini melalui jurnalis sebagai key opinion leader untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat agar bisa menyajikan informasi yang akurat seputar investasi aset kripto. Melalui program literasi aset kripto ‘LUNO CRYPTO TALK’ ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan jurnalis tentang tren dan literasi aset kripto,” ujar Aditya saat sosialisasi investasi kripto kepada media di Surabaya, Rabu (15/4/2024).

Sebagaimana diketahui  Indonesia menduduki peringkat ketujuh sebagai salah satu negara dengan adopsi kripto tertinggi secara global. Menurut Chainalysis peringkat tersebut meningkat dari tahun 2023 di mana Indonesia menduduki peringkat 20.
Pertumbuhan adopsi kripto tersebut dapat terlihat dari data yang dimiliki oleh Bappebti, di mana jumlah pelanggan atau investor aset kripto yang terdaftar di Indonesia hingga Maret 2024 lebih dari 19,7 juta pelanggan, meningkat 15,2% dibandingkan Maret 2023 yang mencapai 17,14 juta pelanggan. Begitu juga dengan perkembangan nilai transaksi perdagangan fisik aset kripto di Indonesia pada Kuartal I 2024 mencapai Rp158,84 triliun. Nilai ini meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2023 sebesar Rp38,48 trilliun.

Baca Juga :  Standard Chartered Garap Pasar Surabaya Bidik Investasi Pasar Kelas Menengah

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo – ABI), Robby menyampaikan, seiring dengan pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia, edukasi dan literasi kripto juga merupakan hal penting yang harus terus ditingkatkan agar masyarakat bisa lebih memahami tentang cara berinvestasi yang aman, bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

“Bulan Literasi Kripto adalah momentum penting untuk terus meningkatkan edukasi aset kripto, terutama dalam pengembangan inovasi teknologi blockchain beserta ekosistemnya. Kami sangat mengapresiasi upaya Luno Indonesia untuk ikut mendukung Bulan Literasi Kripto dengan melakukan inisiatif program edukasi untuk rekan-rekan jurnalis di berbagai daerah. Melalui program ini, kami berharap tingkat literasi aset kripto akan terus meningkat, sehingga adopsi aset kripto di Indonesia akan terus berkembang,” papar Robby.

Untuk terus mengedukasi masyarakat tentang investasi aset kripto, Luno juga menyediakan edukasi melalui Luno Discover (discover.luno.com/id/) yang menawarkan panduan komprehensif tentang kripto untuk membekali investor dengan pengetahuan yang tepat tentang investasi mereka sekaligus mengevaluasi potensi kripto jangka panjang dan bagaimana memitigasi risiko secara efektif.

Luno Hadirkan Kemudahan, Keamanan dan Fitur Baru
Upaya terus mendukung pengembangan aset kripto dalam jangka panjang, bagi Luno penting sekali untuk menyediakan berbagai pilihan aset kripto terbaik untuk jutaan pelanggan kami dalam waktu dekat, Luno akan kembali meluncurkan beberapa aset kripto baru sehingga dapat memberikan pilihan investasi yang semakin beragam untuk diversifikasi portofolio pelanggan.

“Aplikasi investasi Luno dirancang agar mudah diakses dan menyediakan berbagai informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan yang bijak.” tambah Aditya.

Dari sisi keamanan, sebagai salah satu upaya untuk mencegah kejahatan berbasis aset kripto, Luno telah menerapkan prinsip Travel Rule sejak tahun 2022 yang mewajibkan Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK) untuk mengumpulkan informasi tentang detail suatu transaksi aset kripto antar CPFAK di luar Luno. Hal ini bertujuan untuk mencegah beragam kejahatan aset kripto, seperti tindak pidana pencucian uang dan/atau pendanaan terorisme, serta proliferasi senjata pemusnah massal.

Baca Juga :  Utomo Charge+ dan PLN Kembangkan Integrasi Jaringan Akses Mobilitas Bersih di Asia Tenggara

Selain itu, Luno secara berkala juga melakukan laporan proof of reserve (bukti cadangan dana) untuk menjamin bahwa aset pelanggan disimpan dalam rasio 1:1, yang menunjukkan bahwa jumlah aset digital yang disimpan pelanggan sesuai dengan saldo pada dompet Luno pelanggan. Bukti cadangan dana bulanan bisa diakses di www.luno.com/en/proof-of-reserves.

Tidak hanya akan meluncurkan aset kripto baru dan memastikan keamanan berinvestasi aset kripto. Luno juga baru saja menghadirkan fitur Tebak Harga Bitcoin yang memberikan kesempatan kepada para pelanggan untuk mendapatkan hadiah Bitcoin hingga US$10.000 tiap bulannya hanya dengan memprediksi harga Bitcoin.

Melalui fitur ini, pelanggan dapat belajar mengenai pergerakan pasar sekaligus dapat hadiah. Di mana setiap minggunya, pelanggan memiliki satu kali kesempatan memprediksi harga Bitcoin dalam dolar AS untuk hari Jumat pukul 19.00 WIB. Selain kesempatan mingguan, setiap bulan pelanggan juga memiliki satu kali kesempatan memprediksi harga Bitcoin untuk tanggal 28 pukul 19.00 WIB. Jika berhasil menebak harga Bitcoin dengan benar, pelanggan akan mendapatkan sebagian dari total hadiah.

“Terdapat Bitcoin senilai US$1.250 yang ditawarkan setiap minggunya dan Bitcoin senilai US$5.000 untuk prediksi bulanan. Jika ingin berpartisipasi dalam Tebak Harga Bitcoin, pelanggan harus memiliki akun yang terverifikasi, kemudian kunjungi tab “Promo” di aplikasi atau website Luno, lalu masukkan prediksi harga. Jika menang, Luno akan menginformasikannya kepada pemenang. Perlu diingat bahwa Luno tidak memungut biaya untuk berpartisipasi dalam program ini,” jelas Aditya.

Dijelaskan Aditya, bagi sebagian masyarakat, aset Kripto mungkin masih dipandang rumit dan cukup berisiko dengan volatilitas yang relatif tinggi. Namun, Luno selalu berupaya untuk mengedukasi bahwa investasi di aset kripto bersama Luno itu simpel serta mudah diakses oleh semua orang, kapan pun dan di mana pun.

” Kedepannya, Luno akan terus ikut mendorong percepatan adopsi aset kripto bagi masyarakat Indonesia dengan menyediakan dukungan transparansi informasi, edukasi aset kripto, dan wawasan terkini seputar aset kripto, khususnya untuk kategori blue-chip,” pungkas Aditya. (nov)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.