Luncurkan Program Pelatihan Developer Bersama Unicorn Lokal

oleh

Dalam “Google for Indonesia”, Google meluncurkan program “Bangkit” yang bertujuan mengajak masyarakat Indonesia mengoptimalkan teknologi untuk “maju sama-sama”. Tampak dalam foto (kiri-kanan ) : Chief Commercial Expansion Gojek, Catherine Hindra Sutjahyo; Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G. Plate; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim ; Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf; Senior Vice President Tokopedia, Herman Widjaja dan Co-Founder Traveloka, Albert.

 

KILASJATIM.COM, Jakarta – Google for Indonesia yang keempat, mengumumkan program dan produk baru untuk membantu orang Indonesia “maju sama-sama” sekaligus mengoptimalkan manfaat internet terbuka.

Google meluncurkan Bangkit, sebuah program pelatihan yang sangat selektif selama enam bulan untuk membantu membangun SDM developer
yang andal. Program gratis ini akan dimulai pada Januari 2020 dan pendaftaran dibuka mulai hari ini
di g.co/bangkit.

Meningkatkan keterampilan digital Memanfaatkan inisiatif yang ada untuk melatih bakat-bakat teknologi Indonesia seperti Google Developers Kejar dan Digital Talent Scholarships, Google meluncurkan Bangkit, sebuah program pelatihan yang sangat selektif selama enam bulan untuk membantu membangun SDM developer
yang andal. Program gratis ini akan dimulai pada Januari 2020 dan pendaftaran dibuka mulai hari ini di g.co/bangkit.

Randy Jusuf, Managing Director Google Indonesia mengatakan, pihaknya mendesain program Bangkit bersama Gojek, Tokopedia, dan Traveloka untuk melatih 300 developer yang berkualifikasi tinggi dengan keahlian machine learning hingga musim panas 2020.

“Dengan inisiatif ini, kami mendorong developer di seluruh Indonesia untuk meningkatkan keterampilan teknis dan soft skill mereka dan, nantinya, ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang dinamis,” kata Randy.

Melalui program-program untuk bakat-bakat baru dalam bidang teknologi ini – ditambah program pelatihan untuk pemilik bisnis seperti Gapura Digital dan Women Will untuk entrepreneur wanita –
Google telah melatih 1,6 juta orang Indonesia. Semua ini sekarang tersedia melalui platform Grow with Google di g.co/GrowIndonesia.

Dalam acara, Google mengumumkan beberapa inisiatif untuk menghadirkan pengalaman berbelanja
baru yang menarik bagi orang Indonesia. Yang pertama adalah Google Shopping yang dilengkapi fitur penelusuran prediktif (queryless) dan dirancang untuk aktivitas browsing.

Halaman ini merupakan sebuah destinasi bagi pengguna untuk menelusuri berbagai kategori produk dan menemukan produk dari ribuan toko online dan offline. Dan mulai hari ini, orang-orang Indonesia yang ingin berbelanja dapat melihat penawaran produk dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta bahasa Jawa dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk memastikan manfaat pertumbuhan pesat ekonomi digital juga bisa dinikmati bisnis baik besar maupun kecil, Google mengumumkan bahwa untuk pertama kalinya, peretail offline dapat memunculkan produk mereka di Google Shopping hanya dengan membuat profil Google Bisnisku dan mempostingnya.

Randy juga mengumumkan sebuah kerja sama baru bersama Telkom mengenai Google Station, yang akan membangun jaringan titik Wi-Fi yang cepat, gratis, dan aman untuk masyarakat Indonesia yang lebih luas.

Pada saat yang sama Siti Choirina, Direktur Consumer PT Telkom Indonesia menyampaikan sebagai perusahaan milik negara, Telkom ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui penyediaan
infrastruktur dan layanan ICT terbaik, serta menghadirkan konektivitas yang merata di seluruh Indonesia.

“Kerja sama dengan Google untuk layanan Google Station merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan hal tersebut,” jelas Choirina.

Melanjutkan dukungan untuk program keamanan online dan literasi media Google juga menegaskan kembali komitmennya untuk membantu orang Indonesia menggunakan alat-alat dan pengaturan privasi yang diperlukan untuk menjaga keamanan di internet, dan khususnya saat dalam perjalanan dengan memperkenalkan fitur Stay Safer di Google Maps.

Fitur baru ini akan memberi orang “peringatan saat menyimpang”, yaitu ketika driver yang mengantar
mereka menyimpang dari rute yang disarankan lebih dari 0,5 km. Ini juga akan memungkinkan penumpang membagikan lokasi real-time mereka kepada teman dan keluarga hanya dengan  beberapaketukan.

“Kami ingin menunjukkan kepada setiap orang Indonesia cara menggunakan alat-alat kami sekaligus  memberikan tips umum tentang cara menjaga keamanan di internet,” jelas Putri Alam, Kepala
Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik, Google Indonesia.

“Rasa tanggung jawab menuntut kami untuk memperluas perhatian melampaui pengguna kami, untuk juga mempertimbangkan dunia
di sekitar mereka. Inilah alasan kami begitu senang menerima sangat banyak kiriman karya untuk #jagaprivasimu, sebuah kampanye keamanan internet kami tahun ini.”

Putri juga memberikan info terbaru tentang Google dengan Mafindo, Internews, dan Aliansi Jurnalis Independen.

“Di samping membantu orang Indonesia belajar cara menjaga keamanan dan mencari informasi di internet, kami juga ingin berinvestasi dalam keamanan konten yang akan berinteraksi dengan mereka,” tambahnya.

“Kemitraan dengan jurnalis sangat penting dalam upaya kami, dan kami bangga bahwa, sejak tahun 2018, GNI Indonesia Training Network telah melatih 7.290 jurnalis, dari 579 organisasi berita di 51 kota.”

Lebih banyak aplikasi dan layanan yang bermanfaat untuk orang Indonesia
Dari mencari batik terbaik, menemukan tempat baru, sampai meminta bantuan untuk berolahraga di pagi hari, kami ingin semua orang Indonesia mendapatkan manfaat optimal internet melalui inovasi yang bertanggung jawab dan informasi yang mudah diakses. (kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *