Lemonilo Persembahkan Chimi Keripik Tempe Camilan Khas Indonesia

oleh

KILASJATIM.COM, Jakarta –
Menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan camilan yang bermanfaat, Lemonilo menghadirkan Chimi Keripik Tempe. Dibuat dengan kedelai pilihan berkualitas hasil panen petani lokal nusantara, Chimi Keripik Tempe hadir dengan dua varian yaitu Chimi Keripik Tempe Rasa Original dan Chimi Keripik Tempe Rasa Balado. Seperti produk Lemonilo lainnya, Chimi Keripik Tempe juga diolah tanpa menggunakan 3P (Pengawet, Penguat Rasa, dan Pewarna Buatan).

Shinta Nurfauzia, Co-CEO Lemonilo mengatakan, tempe bukanlah sesuatu yang asing bagi masyarakat Indonesia. Menurut sejarah, tempe telah ada di Indonesia sejak abad ke-16. Tempe dibuat dengan bahan dasar kacang kedelai yang kemudian difermentasi. Tempe merupakan makanan yang banyak dicari, karena selain harganya terjangkau, tempe menjadi salah satu sumber protein yang juga mengandung kalsium dan zat besi. Umumnya, masyarakat Indonesia mengonsumsi tempe sebagai lauk atau diolah menjadi camilan, seperti keripik tempe.

Sebagai perusahaan healthy lifestyle consumer goods berbasis teknologi, Lemonilo terus berupaya untuk menghadirkan beragam produk yang bebas dari 100+ bahan sintetis berpotensi berbahaya bagi tubuh, praktis, dan terjangkau untuk segala kebutuhan.

“Melalui Chimi Keripik Tempe, kami ingin memberikan alternatif camilan dengan cita rasa khas Indonesia, tanpa mengesampingkan manfaat baik dari tempe serta cocok untuk dikonsumsi oleh siapa saja. Dengan menggunakan bahan baku dari petani lokal, Chimi Keripik Tempe mempertegas komitmen kami untuk membuka akses hidup sehat bagi masyarakat Indonesia, serta menjadikan hidup sehat sebagai sesuatu yang normal di masyarakat,” ujar Shinta Nurfauzia dalam siaran persnya ke redaksi kilasjatim.com, Selasa (24/08/2021).

Di sisi lain, masyarakat Indonesia sudah sangat lekat dengan camilan dan kebiasaan ngemil. Menurut laporan Licorice, 42,6% orang Indonesia menjadikan mencamil sebagai aktivitas mereka sehari-hari. Ketika ditanya alasan mereka mencamil, 57% menjawab mereka hanya ingin mengonsumsi sesuatu sebagai camilan. Laporan tersebut juga mengatakan bahwa kebanyakan masyarakat Indonesia telah kecanduan akan rasa lezat dan berminyak dari camilan yang tidak sehat, yang meliputi camilan yang mengandung banyak gula dan monosodium glutamat.

Tempe merupakan makanan asli Indonesia yang telah diakui dunia, dan Lemonilo memiliki misi untuk memopulerkan tempe sebagai makanan sehari-hari, khususnya dalam bentuk camilan. Sebelumnya, Lemonilo telah meluncurkan Chimi Keripik Ubi dengan dua varian rasa, Chimi Keripik Ubi Rasa Jagung Bakar dan Chimi Keripik Ubi Rasa Jagung Balado.

“Adanya Chimi Keripik Tempe menambah pilihan camilan yang enak, renyah, dan nyaman dimakan setiap hari dari Lemonilo, yang diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih hebat dan sadar akan pentingnya hidup sehat,” pungkasnya. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *