Langit Musik Telkomsel Apresiasi Karya Musisi Daerah Mendunia

oleh

Manager Digital Regional Expansion Jawa Timur Telkomsel Herbintarto, GeneralManager Marketing and Sales Management Area Jawa Bali Telkomsel Kuntum Wahyudi, ManagerDigital Music Business Development Telkomsel Agung Priyanto Dwi NugrohoP dan PartnershipMelon Indonesia Jefry Feriyanto usai paparan Langit Musik Telkomsel kepada media di Surabaya Kamis (21/03/2019)

 

 

SURABAYA, kilasjatim.com:
Telkomsel melalui gelaran workshop dan festival LangitMusik memberikan ruang kepada pelaku industri musik dan musisi daerah untuk menghasilkan karya musik terbaiknya agar bisa dinikmati masyarakat secara luas dan mendunia melalui internet.

Mewujudkan komitmennya
Telkomsel menggelar workshop serta festival LangitMusik di 100 titik di seluruh Indonesia. Surabaya menjadi kota kedua setelah digelar di Denpasar awal Januari lalu.

Beberapa rangkaian dimulai Kamis (21/3/2019) dengan workshop yang dihadiri sekurangnya oleh 100 orang musisi lokal. Dan pada Jumat (22/3/2019) dilaksanakan Festival LangitMusik digelar di Kopi Rolag Karah, Surabaya.

Beberapa kelompok musik akan tampil di Festival LangitMusik, ada Heavy Monster, Rasvan Aoki, Rastamaniez, Haraka, IniBandCanda, Shance Voice, Layung Temaram, Mr. Jack, Manic Monday, dan The Flins Tone.

Manager Digital Music Business Development Telkomsel, Agung Priyanto Dwi Nugroho mengatakan adanya LangitMusik musisi lokal memiliki kesempatan jadi makin dikenal. Jika sebelumnya untuk karya musik yang bisa masuk di LangitMusik harus dari label, namun kali ini Telkomsel memberikan kesempatan yang cukup bagus bagi musisi daerah yang ingin karyanya bisa dinikmati berbagai kalangan.

‘Musisi bisa langsung bekerja sama dengan Telkomsel. Namun tentu saja untuk karya musik yang masuk di Langit Musik ada syarat dan ketentuan yang berlaku dan ada sharing yang ditetapkan terkait kelayakan dari karya musisi daerah. Ini kesempatan yang lebih menguntungkan karena penghasilan tidak perlu lagi dibagi dengan label,” kata Agung sebelum digelarnya workshop LangitMusik di GraPARI Telkomsel Pemuda Surabaya, Kamis (21/3/2019)

Saat ini Langit Musik menyediakan sebanyak 6 juta lagu. Dari jumlah itu, sebanyak 60 persen adalah musisi asing. Kemudian sisanya adalah musisi Indonesia yang memiliki label. Dengan bergabungnya musisi daerah di Langit Musik tidak ada larangan karya mereka bisa tampil atau muncul di YouTube .

‘Justru keuntungan atau penghasilan dobel bagi musisi itu sendiri karyanya bisa di upload di Langit Musik dan juga di YouTube,” ujarnya.

Aplikasi Langit Musik di Jatim sendiri dalam sebulan pendapatannya sebesar Rp14 miliar. Angka itu berkontribusi 30 persen dari bisnis digital Telkomsel Jatim. Sedangkan musisi lokal masih kurang dari 10 persen.

Sementara itu, General Manager Marketing and Sales Management Area Jawa Bali Telkomsel, Kuntum Wahyudi mengatakan, sebagai operator seluler yang Paling Indonesia, Telkomsel sangat mendukung perkembangan industri kreatif di Indonesia untuk menjadi salah satu tonggak perekonomian nasional.

“Melalui workshop dan festival LangitMusik yang juga kami hadirkan di Surabaya, bersama musisi lokal Surabaya kami membahas kiat sukses di industri musik pada era kekinian sekaligus memberikan wadah agar karyanya dapat dinikmati lebih banyak penikmat musik di seluruh Indonesia secara streaming melalui LangitMusik yang aplikasinya sudah diunduh lebih dari 4 juta downloader,” papar Kuntum.

Langit Musik juga memiliki aplikasi streaming musik yang bisa diunduh melalui App Store Apple dan Google Play Android. Untuk berlangganan premium hanya dikenakan Rp 22.000/30 hari untuk pengguna Android dan Rp 34.650/30 hari untuk pengguna iOS.

“Pelanggan Telkomsel tidak perlu khawatir ketika melakukan streaming melalui aplikasi Langit Musik karena tidak mengonsumsi kuota data meskipun telah mendengarkan musik berkali-kali.

Kuntum menambahkan workshop bertemakan “Sukses Musik di Era Digital”, membahas mengenai kiat meraih sukses di industri musik era kekinian dengan memaksimalkan berbagai produk dan layanan dari Telkomsel seperti Langit Musik dan layanan Nada Sambung Pribadi 1212.

Workshop tersebut melibatkan lebih dari 100 musisi lokal Surabaya yang memiliki karya dari semua genre musik untuk mengikuti sosialisasi dan praktik secara langsung cara-cara mengunggah karya musiknya di aplikasi langit Musik.

“Melalui workshop dan festival yang kami gelar di Surabaya ini, kami harap masyarakat juga semakin aware dengan ragam karya musisi lokal yang dapat didukung dengan cara menikmati musiknya secara legal, salah satunya secara streaming melalui LangitMusik aplikasi hyperlocal music streaming milik anak bangsa. Kami juga mengajak musisi lokal untuk mengunggah karyanya ke LangitMusik dengan mengunjungi website laguku.id,”  tutup Kuntum. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *