KKP dan Komisi IV DPR RI Kampanyekan Gemarikan Di Bojonegoro

oleh
Penyerahan bantuan.

KILASJATIM.COM, Bojonegoro – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelar safari Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) bersama Komisi IV anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Pendapa Malowopati Kabupaten Bojonegoro, Minggu (23/02/2020).

Dalam kesempatan itu Bupati Bojonegoro Anna Muawwanah menyampikan bahwa secara data Indonesia mempunyai luas wilayah lautan lebih besar dibandingkan daratan. “Artinya potensi laut sangat luar biasa baik segi transportasi pariwisata, sumber daya alam termasuk sumberdaya ikan laut,” katanya.

Dijelaskan, Sejak dibentuknya Kementrian Kelautan dan Perikanan pada tahun 1999 silam bisa menjaga ekosistem kelautan. “Pada hari ini saya mengapresiasi Dirgen Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) , Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan sosialisasi gemar ikan khususnya di Kabupaten Bojonegoro,” ujar Bu Anna sapaan akrab Bupati Bojonegoro.

Selain itu Bupati juga mengintruksikan kepada Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro untuk tetap memantau, berkoordinasi dengan kebijakan dan program pemerintah pusat potensi sektor perikanan.

BACA JUGA: Gubernur Khofifah Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Sedulur Sikep Samin Bojonegoro

“Bojonegoro merupakan daerah yang tidak mempunyai laut maka kita tingkatkan potensi lain, yaitu dengan budidaya ikan darat misalnya ikan lele, kita akan tingkatkan budidaya ikan lele tertsebut sehingga apa yang menjadi lokal konten itu bisa menambah asupan gizi untuk mencerdaskan anak bangsa,” tuturnya.

Sementara itu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Farida Hidayati mengatakan, gemar makan ikan tidak berhenti sampai disini, tapi selalu berkelanjutan untuk diterapkan dalam pola makan sehari-hari.

“Karena asupan gizi yang terkandung dalam ikan sangat bagus dan banyak sekali, dimana dengan mengkonsumsi ikan dapat mencegah stunting,” ucapnya.

Menurutnya hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat yaitu penurunan angka stunting. Stunting dapat terjadi di semua kalangan tidak hanya masyarakat miskin yang kekurangan gizi dalam asupan makanan tetapi stunting juga dapat terjadi pada masyarakat dengan pola makan dan pola hidup yang tidak sehat.

BACA JUGA: 231 Pejabat Bojonegoro Ikuti Assessment Pemetaan Kompetensi

Maka dari itu dengan mengkonsumsi ikan dapat mencegah terjadinya stunting karena ikan sangat baik untuk kesehatan terutama anak–anak dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi perkembangan anak, apapun jenis ikannya.

“Karena lemak yang terdapat dalam ikan adalah lemak tak jenuh, hal ini membuatnya mudah untuk bisa dicerna oleh tubuh dengan baik. Dalam penanggulangan bayi stunting diantaranya, kita sarankan bagi ibu hamil untuk mengkonsumsi ikan,” pungkasnya.

Selain Bupati Bojonegoro Anna Muawannah acara tersebut juga dihadiri Dirgen Kementerian Kelautan dan Perikanan Agus Suherman, Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) RI Farida Hidayati dan Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Boonegoro. (kominfo/kj23)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *