Khofifah Tegaskan Komitmen Perkuat Konektivitas Transportasi Jatim

oleh -322 Dilihat
(Foto: TransJatim/Frizal)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemprov Jatim memperkuat konektivitas transportasi darat, laut, dan udara. Pesan itu ia sampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 pada Rabu (17/9/2025).

Khofifah menyebut, penguatan jaringan transportasi menjadi bagian dari konsep besar Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara. Di sektor laut, pemprov terus membangun dan mengembangkan sejumlah pelabuhan di daratan maupun kepulauan, mulai dari Probolinggo, Paciran Lamongan, Brondong Lamongan, Jangkar Situbondo, Boom Banyuwangi, hingga pelabuhan di wilayah kepulauan seperti Masalembo, Kangean, Sapeken, Bawean, Gilimandangin, Giliraja, Dungkek, Gili Iyang, dan Prigi Trenggalek.

“Keberadaan pelabuhan ini memudahkan akses wisatawan sekaligus memperlancar distribusi logistik ke wilayah kepulauan,” ujar Khofifah.

Untuk transportasi udara, Wings Air membuka tiga rute baru dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menggunakan armada ATR 72. Rute Surabaya–Semarang dibuka 19 September, disusul Surabaya–Yogyakarta pada 20 September, dan Surabaya–Banyuwangi mulai 24 September 2025.

“Rute baru ini menjadi hadiah Harhubnas, yang makin memudahkan mobilitas warga,” katanya.

(Foto: Unit TransJatim di salah satu yang melayani koridor. (Foto: Frizal/kilasjatim.com)

Sebagai apresiasi bagi masyarakat, Pemprov Jatim juga menghadirkan promo tarif khusus Transjatim. Pada 17 September, penumpang cukup membayar Rp55 untuk sekali perjalanan di seluruh rute (kecuali Transjatim Luxury). Promo ini terlaksana berkat kerja sama dengan AstraPay dan Bank Jatim, dengan kuota 550 penumpang melalui AstraPay serta 4.800 penumpang lewat QRIS Bank Jatim—terdiri dari 4.000 untuk umum dan 800 bagi pelajar, mahasiswa, serta santri.

Menurut Khofifah, promo ini bukan hanya sekadar potongan tarif, tetapi juga sarana edukasi penggunaan transaksi non-tunai, sekaligus mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum.

“Kami ingin menghadirkan layanan transportasi yang nyaman, terjangkau, ramah lingkungan, serta mendukung pengurangan polusi dan kemacetan,” ujarnya.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Kompak Turun Mulai 1 Mei 2025

Khofifah menekankan, kolaborasi dengan sektor perbankan dan teknologi keuangan menjadi bagian penting membangun ekosistem transportasi berkelanjutan di Jawa Timur.

Ia berharap langkah ini mempercepat peralihan masyarakat menuju transportasi publik yang lebih modern dan efisien.(FRI)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.