KHI 2025 Surabaya Angkat Inovasi dan Daya Saing Global

oleh -223 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kota Surabaya kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional bidang kehumasan. Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) menggelar Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2025 pada 13–14 Desember 2025, sebagai forum strategis untuk merespons tantangan komunikasi kebangsaan di tengah arus global yang kian kompleks.

KHI 2025 tidak sekadar menjadi ajang temu profesi, tetapi diposisikan sebagai ruang refleksi bersama untuk merumuskan peran komunikasi publik dalam memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global. Forum ini mempertemukan praktisi, akademisi, dan pemangku kepentingan komunikasi dari dalam dan luar negeri.

Ketua Umum Perhumas Boy Kelana Soebroto menegaskan, tantangan kehumasan saat ini bukan lagi sekadar menyampaikan pesan, melainkan membangun narasi publik yang menyatukan dan relevan dengan realitas masyarakat.

“Kemampuan membangun kepercayaan publik dan empati menjadi modal dasar daya saing bangsa,” kata Boy saat pembukaan KHI 2025 di Surabaya, Sabtu (13/12/2025).

KHI 2025 mengusung tema “Inovasi Bersama untuk Indonesia Berdaya Saing Global”, yang menekankan pentingnya kolaborasi dan pendekatan komunikasi yang mencerahkan. Boy menilai, humas memiliki peran strategis dalam merawat optimisme publik serta memperkuat reputasi Indonesia di mata dunia.

Dalam konteks tersebut, Perhumas kembali menegaskan Gerakan #IndonesiaBicaraBaik sebagai upaya kolektif melawan polarisasi dan pesimisme melalui narasi positif yang membangun harapan.

Konvensi ini juga memadukan perspektif global dan lokal. Dari panggung internasional, hadir sejumlah tokoh dunia kehumasan, di antaranya President and Chief Executive Global Alliance for Public Relations and Communication Management Prof. Justin Green serta Prof. Emeritus Anne Gregory dari University of Huddersfield, Inggris.

Sementara dari dalam negeri, KHI 2025 menghadirkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, bersama para pakar komunikasi nasional, untuk berbagi praktik kepemimpinan dan komunikasi publik yang kontekstual dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  PDAM Sidoarjo Cetak Sejarah: Air Bersih Pertama yang Kantongi Sertifikat Halal

Ketua BPC Perhumas Surabaya Suko Widodo menyebut, KHI 2025 juga membawa agenda penting organisasi, termasuk pembaruan Kode Etik Perhumas sebagai respons atas dinamika dan tantangan kehumasan saat ini.

Selain itu, Perhumas meluncurkan Perhumas Indicators 2025, menggelar Anugerah Perhumas 2025, serta meluncurkan tiga buku seri kolaborasi praktisi humas Indonesia yang merangkum pengalaman dan praktik terbaik kehumasan nasional.

Perhatian terhadap regenerasi juga menjadi bagian penting KHI 2025 melalui Pertemuan Humas Muda dan Pemuda Awards 2025, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi generasi muda di bidang komunikasi.

Melalui KHI 2025 Surabaya, Perhumas menegaskan komitmennya memperkuat peran humas Indonesia dalam diplomasi global. Konvensi ini diharapkan menjadi momentum bagi insan komunikasi untuk meneguhkan perannya sebagai architect of trust, arsitek kepercayaan yang membangun reputasi Indonesia secara berkelanjutan di tengah persaingan global yang kian dinamis. (Kar) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News