Kerjasama Penyediaan Sarpras Pabrik Gula, Barata Indonesia MoU Dengan PG Rajawali I

oleh -104 Dilihat
istimewa

Surabaya, kilasjatim: PT Barata Indonesia (Persero) melakukan kerjasama strategis dengan PT Pabrik Gula Rajawali I, anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) / Holding Pangan ID FOOD di bidang penyediaan sarana prasarana (sarpras) pabrik gula.

Dalam perjanjian tersebut, kedua perusahaan sepakat untuk melakukan optimalisasi dan peningkatan produktivitas pabrik gula di bawah naungan PG Rajawali I.

Kedua belah pihak meyakini komoditas gula merupakan salah satu yang bernilai strategis bagi ketahanan pangan nasional.

Kedua belah pihak sepakat untuk kerjasama yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU), yang dilakukan oleh Direktur Operasi  PT Pabrik Gula Rajawali I, Nanik Soelistyowati dan Direktur Pemasaran Barata Indonesia Sulistyo Handoko di Kantor Pusat PT PG Rajawali I, Surabaya.

Sebagai BUMN Manufaktur, Barata siap mendukung penyediaan komponen pabrik gula diantaranya penggantian baru dan perbaikan roll mill, mill cheek dan maintenance komponen lainnya.

Direktur Operasional PT Pabrik Gula Rajawali I Nanik Soelistyowati mengatakan sinergi antara kedua belah pihak tersebut akan memberikan manfaat yang maksimal bagi kedua belah pihak.

“Kami sangat terbantu dengan PT Barata Indonesia yang selama ini telah menjadi partner kami untuk memenuhi kebutuhan manufaktur industri gula. Karena itu kami berterimakasih atas kerjasama ini dan semoga bisa berkembang di bidang lainnya,” Jelas Nanik, Kamis (7/7/2022).

Sementara itu, Direktur Pemasaran Barata Indonesia, Sulistyo Handoko, menyambut antusias kolaborasi yang dilakukan oleh kedua perusahaan. Sebagai perusahaan manufaktur nasional dengan pengalaman panjang di bidang industri agro, Barata Indonesia terbukti menghasilkan produk komponen pabrik gula yang handal dan telah terpasang di berbagai pabrik gula.

Perseroan berkomitmen terus mendukung pengembangan infrastruktur industri gula nasional dengan menjadi solution provider bagi pembangunan pabrik gula tanah air.

Yang tidak kalah penting, lanjutnya, Barata Indonesia ingin terus memberikan nilai tambah serta mendorong terciptanya kemandirian industri dalam negeri melalui komitmen penggunaan konten lokal yang tinggi. Kerja sama ini juga penting bagi terwujudnya ketahanan pangan serta terciptanya kemandirian industri manufaktur nasional.

“Kedepan, kami berharap kerjasama ini tidak berhenti disini saja dan Barata Indonesia bisa terus mengambil peran dalam mendukung program transformasi pangan yang sedang dicanangkan Holding Pangan ID FOOD,” pungkas Sulis. (KJ2)

No More Posts Available.

No more pages to load.