Kebijakan Bupati Antarkan Jember Raih Penghargaan Smart Branding  

oleh
Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementrian Kominfo RI Samuel Abrijani Pangerapan kepada Plt. Kepala Dinas Kominfo Gatot Triyono di Balai Sudirman Jakarta, Rabu 06 November 2019.

KILASJATIM.COM, Jember – Kebijakan dan program Bupati Jember, dr. Faida, MMR mengantarkan Kabupaten Jember meraih penghargaan Kategori Kota Terbaik Smart Branding pada Gerakan Menuju 100 Kota Pintar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Plt. Kepala Dinas Komukasi dan Informatika Kabupaten Jember, Gatot Triyono menjelaskan, kebijakan dan program itu terkait dengan kepedulian terhadap produk lokal dan tenaga kerja lokal.

“Kebijakan Ibu Bupati dan kerjasama seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Jember yang peduli produk dan tenaga kerja lokal membuat nama Jember dikenal oleh masyarakat Indonesia dan dunia,” tuturnya.

Kebijakan tersebut, lanjutnya, telah dituangkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Jember, yaitu Perda nomor 9 tahun 2016 tentang Perlindungan Pasar Rakyat dan Penataan Pusat Perbelanjaan serta Toko Swalayan dan Perda nomor 2 tahun 2018 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal.

BACA JUGA: Pemkab Jember Akan Salurkan 87 Ribu KIS  

Perda nomor 9 tahun 2016 diwajibkan untuk membeli produk lokal minimal 20 persen dari barang yang dijual.

Sementara itu, Perda nomor 2 tahun 2018. Implementasinya, setiap investor yang masuk ke Kabupaten Jember wajib mengutamakan tenaga kerja lokal, perempuan, dan difabel.

Kebijakan ini memberikan dampak pada pengurangan angka terbuka di Kabupaten Jember. Menurut data BPS Kabupaten Jember, pada tahun 2017 tingkat perolehan terbuka (TPT) diterima sebesar 5,16 persen dan turun pada tahun 2018 menjadi 4,09 persen.

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementrian Kominfo RI Samuel Abrijani Pangerapan kepada Plt. Kepala Dinas Kominfo Gatot Triyono di Balai Sudirman Jakarta, Rabu 06 November 2019 pada acara Evaluasi dan Pameran Gerakan Menuju 100 Kota Cerdas.

Stand Kabupaten Jember dengan berbagai produk lokal seperti kopi khas Jember, coklat olahan, batik khas Jember.

Gatot Triyono menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak atas kerjasamanya selama ini, hingga membuahkan penghargaan Kota Terbaik Kategori Smart Branding.

Seperti diketahui, Kabupaten Jember telah menjadi bagian dari Gerakan Menuju 100 Smart City sejak 2018 lalu. Program yang diselenggarakan Kementerian Kominfo ini bertujuan untuk mewujudkan kota cerdas di seluruh Indonesia.

Gatot Triyono menambahkan, dalam program Smart City ini, beberapa perbaikan kualitas layanan publik telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Salah satunya di kategori Smart Living yang fokus pada bidang kesehatan.

Dengan program darurat sistem keselamatan pusat Jember, program Fokus untuk Anak dan Ibu, program satu desa satu ambulans telah memberikan dampak positif terhadap penurunan angka ibu dan bayi di Kabupaten Jember.

BACA JUGA: KPU Jember Koordinasi Penyelenggaraan Pilkada 2020

Pada evaluasi Gerakan Menuju 100 Smart City ini juga diselenggarakan Expo Smart City. Kabupaten Jember membuka gerai yang dirancang dengan tema 4C yaitu Kopi, Coklat, Cerutu, dan Budaya untuk memasarkan produk lokal Kabupaten Jember.

Stand Kabupaten Jember dengan berbagai produk lokal seperti kopi khas Jember, coklat olahan, batik khas Jember. Bilik Kabupaten Jember menghadirkan seorang barista yang cekatan meracik kopi khas Jember.

Tak pelak, gerai Kabupaten Jember dibanjiri pengunjung yang antusias menyambut kopi khas Jember. Para pengunjung expo banyak bertanya tentang produk-produk khas Jember dan mereka tertarik untuk datang ke Jember, khusus pada acara Jember Fashion Carnaval tahun mendatang. (*/hms/kj15)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *