Jika Tahu Trik dan Prosesnya, Akan Mudah Banget  Buat Film dan Vlog

oleh -1.065 views

Jefry Tribowo saat paparan di Workshopa yang di gelar IKA FK Unair dengan tajuk dokter Movlog (Movie & Vlog) Workshop & Competition 2020 di Surabaya Sabtu (01/02/2020)

 

KILASJATIM.COM, Surabaya – Banyak cara dilakukan untuk menjadi terkenal dan karya karya kita dengan memanfaatkan tehnologi terkini agar karya kita bisa dilihat sekaligus disukai banyak orang misal dengan membuat film pendek atau vlog.

Untuk membuat vlog atau film mudah saja asal tahu trik triknya, proses dan triknya pun harus tepat, agar kena maksud dan sasaran.
Penasaran? Pada acara workshop yang di gelar IKA FK Unair dengan tajuk dokter Movlog (Movie & Vlog) Workshop & Competition 2020 secara khusus mendatangkan Jefry Tribowo yang kian namanya dikenal sebagai doctor vlogger.

Kehadiran Jefry yang memiliki latar pendidikan sebagai dokter spesialis andrologi ini masuk ke era disrupsi dengan keahliannya. Ia membagikan video pendek atau vlog bertema kesehatan lalu diunggah di akun sosialnya, seperti youtube.

“Di era percepatan teknologi informasi menuntut siapapun harus bisa menguasai teknologi, terutama medsos. Vlog, film pendek maupun film dokumenter bisa menjadi ajang penyampaian pesan pada masyarakat, untuk itu, proses dan triknya pun harus tepat, agar kena maksud dan sasaran,” kata Jefry salah satu pembicara
di ajang workshop yang dikemas dalam workshop dan kompetisi di Ruang Propadause FK Universitas Airlangga Surabaya, Sabtu (01/02/2020).

Sementara itu pembicara ke dua produser dan sutradara film Jack, M. Ainun Ridho hadir sebagai pemateri yang mengupas wawasan tentang cara membuat film secara teknik. Ia akan memberi kiat-kiat khusus tentang bagaimana membuat film pendek ataupun dokumenter yang baik sehingga bisa tepat sasaran. Bisnis film Indonesia saat ini sedang maju.

“Setiap bulan ada saja film Indonesia baru yang diputar. Untuk itu, sangat tepat bila kita mampu membuat film Indonesia dengan nuansa baru yang lebih edukatif ke masyarakat,” ujar Ainun Ridho.

Sementara itu Ketua IKA FK Unair, Dr. H. Poedjo Hartono, dr., Sp.OG(K) mengakui percepatan informasi melalui teknologi sekarang ini memang harus diikuti.

“Jika tidak, kita tak hanya ketinggalan saja namun juga akan kalah bersaing. Teknologi memang bukan segalanya. Namun, kita juga wajib memberikan sumbangsih informasi yang tepat kepada masyarakat di tengah kemudahan aksesnya. Apalagi kita yang berprofesi sebagai dokter,” tuturnya seraya menambahkan, informasi sekarang ini seolah tanpa sekat. Bahkan susah untuk membedakan mana yang benar dan salah.

“Apalagi sampai urusannya dengan dunia medis yang kadang disambungkan dengan mitos dan fakta. Dokter sesuai bidang kemampuannya inilah yang wajib berperan memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat,” ujar alumnus FK Unair ini.

Doctor Movlog Workshop & Competition 2020 ini dihelat juga untuk menandai HUT majalah dokter ke-5 tahun. Di usianya yang masih belia ini, majalah dokter yang terbit setiap tiga bulan sekali ini tak ingin tergerus arus zaman, karenanya selain menerbitkan inspirasi bacaan dalam bentuk majalah, IKA FK Unair juga memiliki aplikasi yang bisa diakses oleh civitas FK Unair dan masyarakat umum.

Pimpinan Redaksi majalah dokter, Martha Kurnia Kusumawardani, dr., Sp.KFR menuturkan sebagai media, ia juga berperan dalam mengedukasi masyarakat tentang pengetahuan teknologi terkini. Dan mengimbangi kebebasan berita yang beredar dengan mudahnya. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.