Jatim Siap Dukung PSN Swasembada Susu dan Gula, Khofifah–Emil Bertemu Mentan Amran

oleh -876 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak bertemu Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (28/11/2025). Pertemuan ini membahas kesiapan Jawa Timur dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) terkait swasembada susu dan gula.

Gubernur Khofifah menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk memastikan seluruh tahapan PSN berjalan selaras hingga ke tingkat daerah. Salah satu fokus utama yaitu percepatan pemenuhan kebutuhan sapi perah nasional.
“Tahun depan akan ada rencana masuknya 200 ribu sapi bunting untuk memperkuat populasi sapi perah. Jatim siap menjadi bagian penting program ini,” kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan bahwa Jawa Timur memiliki ekosistem peternakan yang kuat ditopang industri pengolahan susu yang menjadi penopang suplai nasional. Tahun ini, Jatim telah mendatangkan 10 ribu sapi dara bunting sebagai langkah awal penguatan produksi susu.

Selain sektor sapi perah, Khofifah juga menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Menteri Pertanian dalam program Bongkar Ratun untuk swasembada gula.
“Tahun depan sangat dimungkinkan kita melangkah menuju swasembada gula, dan Jawa Timur siap berada di lini depan mensukseskannya,” ujarnya.

Mentan Amran Apresiasi Kinerja Jatim

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi atas kontribusi Jawa Timur dalam sektor pangan.
“Produksi padi, jagung, daging, gula, dan telur Jatim nomor satu di Indonesia. Kinerjanya luar biasa,” kata Amran. Ia menegaskan dukungan penuh Kementerian Pertanian terhadap percepatan program tebu nasional.

Amran juga memaparkan rencana pembangunan PSN sapi perah yang akan dilakukan di Kabupaten Blitar dan Banyuwangi. Pembangunan tersebut menargetkan populasi 67.000 sapi dengan area seluas 13 hektare.
“Pendekatannya terintegrasi, ada pakan, susu, dan offtaker-nya. Anggarannya sekitar Rp2,4 triliun,” ujarnya.

Baca Juga :  Jawa Timur Jadi Lumbung Beras Nasional, Wapres Gibran Apresiasi Pertanian Modern di Ngawi

Khofifah menekankan bahwa keberhasilan swasembada susu dan gula hanya dapat dicapai melalui sinergi lintas sektor.
“Sinergi diperlukan dari petani, koperasi, pabrik gula, hingga pemerintah daerah. Kami siap mensinergikan seluruh perangkat daerah dan pelaku sektor pangan agar program ini tercapai dengan hasil terbaik bagi Indonesia,” tutupnya.(den)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.