Jatim Berpeluang Dapat Tambahan 7.000 Kuota Haji? Ini Penjelasannya

oleh -325 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Minggu (16/11/2025) malam. Pertemuan ini menjadi ajang sinkronisasi persiapan penyelenggaraan haji, sekaligus membahas peluang penambahan kuota bagi Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan jamaah terbesar di Indonesia.

Dalam pertemuan sekitar satu jam itu, Irfan Yusuf dan Khofifah membahas detail kesiapan teknis, termasuk potensi tambahan sekitar 7.000 kuota jamaah bagi Jatim. Irfan menegaskan bahwa penambahan itu bukan berasal dari kenaikan kuota nasional, melainkan hasil penyesuaian pembagian sesuai mekanisme undang-undang.

“Secara nasional tidak ada tambahan kuota, tetapi Jatim mendapatkan alokasi sesuai proporsi pembagian nasional,” ujarnya.

Pembahasan juga mengerucut pada upaya memperluas penggunaan produk lokal untuk konsumsi jamaah haji. Irfan mengaku telah mencoba sejumlah produk kuliner siap saji (RTE) dari Jawa Timur, seperti rendang dan nasi goreng, yang dinilai layak bersaing. Tantangannya kini adalah penyesuaian regulasi dan proses perizinan agar produk tersebut dapat masuk ke Arab Saudi.

“Kualitas rasa sangat baik. Tinggal menuntaskan pengurusan teknis agar bisa diekspor,” katanya.

Selain pangan, Irfan menyampaikan hasil evaluasi syarikah penyedia layanan haji 2025. Dari delapan syarikah yang sebelumnya terlibat, kini hanya dua yang lolos dan akan bermitra setelah melalui proses bidding ketat. Langkah ini, tegasnya, dilakukan untuk mencegah praktik menyimpang dan memastikan layanan terbaik bagi jamaah.

Irfan juga menyebut bahwa sejumlah provinsi lain, seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Sumatera Barat, turut mengajukan produk unggulan untuk konsumsi jamaah. Pemerintah pusat, katanya, memfasilitasi seluruh usulan sesuai arahan Presiden agar pemanfaatan produk dalam negeri terus ditingkatkan. (FRI) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  Kantor Perwakilan Kementerian Keuangan - Pemprov Jatim Tingkatkan Sinergi dengan Pemerintah Daerah

No More Posts Available.

No more pages to load.